KAI mempercepat pemulihan pascainsiden Bekasi Timur dengan fokus pada normalisasi operasional, peningkatan layanan, serta pendampingan korban secara menyeluruh.
KNKT mulai menyelidiki kecelakaan kereta di Bekasi Timur yang menewaskan 15 orang, sementara KAI memastikan evakuasi selesai dan biaya korban ditanggung.
DPR mendesak investigasi menyeluruh usai tabrakan kereta di Bekasi Timur yang menewaskan 14 orang, sambil meminta evaluasi sistem keselamatan dan pemulihan korban.
Tabrakan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur menewaskan 7 orang dan melukai 81 korban. Proses evakuasi dramatis masih berlangsung, tiga penumpang dilaporkan masih terjebak.
Jumlah penumpang Kereta Api Makassar–Parepare mencapai 318.311 orang sepanjang 2025. Layanan ini menopang mobilitas masyarakat dan mendorong sektor pariwisata Makassar, Maros, Pangkep, Barru, hingga Parepare.