Kementerian Pertanian mendorong petani memanfaatkan varietas padi adaptif guna mengantisipasi potensi kekeringan akibat musim kemarau yang diprediksi datang lebih awal pada 2026.
Wakil Bupati Bone, Dr H Andi Akmal Pasluddin, MM, melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jalan Harsono, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).
“Keberhasilan yang kita capai hari ini bukan karena satu orang, tetapi karena kerja keras kita semua. Tanpa tim yang kuat, tanpa kolaborasi yang baik, capaian ini tidak mungkin terjadi,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.
Pemerintah memperkuat perlindungan petani terdampak banjir di Demak, Kudus, Pati, dan Grobogan melalui AUTP. Total klaim diajukan mencapai Rp9,44 miliar untuk 1.573,46 hektare lahan.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menginstruksikan seluruh Kepala Dinas Pertanian provinsi dan kabupaten/kota untuk tetap memacu percepatan cetak sawah, optimalisasi lahan, serta program strategis pertanian lainnya
Menteri Pertanian (Mentan Amran) Andi Amran Sulaiman memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakor) Pertanian bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, jajaran Eselon I dan II, serta Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggandeng berbagai organisasi mahasiswa dan kepemudaan untuk memperkuat program strategis Kementerian Pertanian (Kementan).
Produksi cabai Jawa Barat Februari–Maret 2026 surplus signifikan. Kementan pastikan pasokan aman dan harga terkendali jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.