Bripda Pirman resmi di-PTDH setelah terbukti menganiaya juniornya, Bripda Dirja Pratama, hingga tewas saat sidang KKEP Polda Sulsel. Fakta penganiayaan diperkuat visum dan saksi.
Kasus penganiayaan Bripda DP oleh senior di Makassar terungkap. Polda Sulsel menyebut TKP sempat dibersihkan, dua personel diperiksa etik, sementara pelaku utama telah ditetapkan sebagai tersangka.
Bripda DP sempat menghubungi keluarga dan menyampaikan permintaan sebelum tewas dianiaya senior di Makassar. Polisi telah menetapkan satu tersangka dan mendalami pihak lain.
Kapolda Sulsel membantah klaim Bripda DP membenturkan kepala sendiri dalam kasus penganiayaan hingga tewas di Makassar. Polda Sulsel tetapkan satu tersangka dan dalami keterlibatan lainnya.
Bripda P ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap Bripda Dirja Pratama hingga tewas di asrama Polda Sulsel. Lima anggota lain masih diperiksa intensif.
Polda Sulsel memastikan Bripda DP meninggal akibat penganiayaan di asrama. Satu tersangka telah ditetapkan, sementara lima saksi masih diperiksa Bidpropam Polda Sulsel.
Kematian Bripda DP, bintara Direktorat Samapta Polda Sulawesi Selatan, masih diselidiki. Keluarga menduga adanya penganiayaan di asrama, sementara Propam melakukan visum dan pemeriksaan lanjutan.
Bripda DP, anggota muda Polri, meninggal dunia di asrama Kompleks Polda Sulsel. Keluarga menduga adanya kekerasan. Propam Polda Sulsel lakukan penyelidikan dan visum untuk mengungkap penyebab kematian.
Bripda DP tewas di Asrama Polisi Polda Sulsel dan diduga dianiaya senior. Propam telah memeriksa enam anggota dan membawa jenazah ke RS Bhayangkara untuk visum dan kemungkinan autopsi.