Dugaan penyimpangan anggaran perjalanan dinas di DPRD Sinjai mencuat setelah ditemukan kelebihan pembayaran uang representasi perjalanan luar daerah sebesar Rp384,3 juta. Temuan itu juga disertai dugaan perjalanan dinas rangkap senilai Rp157,18 juta yang kini memicu desakan audit investigatif dan penelusuran hukum.