Koordinator PKH Marusu Mundur demi Maju Pilkades, Rela Lepas Status ASN Kemensos

SulawesiPos.com — Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, mengundurkan diri dari jabatannya demi memenuhi permintaan keluarga dan masyarakat untuk maju sebagai calon kepala desa (cakades).

Koordinator PKH Kecamatan Marusu itu menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Maros, Sri Marlina, S.Pd.I., M.Si.

Momen tersebut sekaligus menjadi perpisahan dengan keluarga besar PKH Kabupaten Maros setelah sekitar 13 tahun mengabdi.

Keputusan tersebut diambil setelah beberapa kali diminta maju dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) di kampung halamannya.

Kali ini, ia memilih memenuhi permintaan tersebut meski harus melepaskan status ASN di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos).

Ia mengaku keputusan itu bukan perkara mudah. Namun, keinginan untuk mengabdi di kampung halaman menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya.

“Mohon maaf dan terima kasih untuk semua keluarga besar PKH Maros. Saya belajar arti pengabdian yang sebenarnya di PKH. Hari ini saya pamit bukan berhenti mengabdi, tapi memperdalam pengabdian di kampung halaman. InsyaAllah saya akan melanjutkan perjuangan ” ucapnya, Sabtu (17/10/2026).

BACA JUGA:  Siswa SMA Unggulan KKSS Bone Digembleng 3 Bulan di Maros, English Foundation Program untuk Siapkan Daya Saing Global

Penyerahan surat pengunduran diri tersebut diterima langsung oleh Sri Marlina selaku Koordinator Kabupaten PKH Maros. Surat itu selanjutnya akan diteruskan ke Kementerian Sosial RI.

Diketahui, pengunduran diri tersebut disampaikan dalam pertemuan fasilitasi PKH Kabupaten Maros di Kantor Dinas Sosial Maros, Jumat (9/1/2026).

Setelah sekitar 13 tahun mengabdi di PKH, ia kini bersiap menempuh jalan baru melalui kontestasi Pilkades.

Pengabdian yang selama ini dijalankan melalui program sosial pemerintah diharapkan dapat berlanjut melalui peran di tingkat desa.

Keputusan tersebut sekaligus menjadi momen perpisahan bagi keluarga besar PKH Kabupaten Maros dengan salah satu anggotanya yang telah mengabdi selama lebih dari satu dekade.

SulawesiPos.com — Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, mengundurkan diri dari jabatannya demi memenuhi permintaan keluarga dan masyarakat untuk maju sebagai calon kepala desa (cakades).

Koordinator PKH Kecamatan Marusu itu menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Maros, Sri Marlina, S.Pd.I., M.Si.

Momen tersebut sekaligus menjadi perpisahan dengan keluarga besar PKH Kabupaten Maros setelah sekitar 13 tahun mengabdi.

Keputusan tersebut diambil setelah beberapa kali diminta maju dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) di kampung halamannya.

Kali ini, ia memilih memenuhi permintaan tersebut meski harus melepaskan status ASN di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos).

Ia mengaku keputusan itu bukan perkara mudah. Namun, keinginan untuk mengabdi di kampung halaman menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya.

“Mohon maaf dan terima kasih untuk semua keluarga besar PKH Maros. Saya belajar arti pengabdian yang sebenarnya di PKH. Hari ini saya pamit bukan berhenti mengabdi, tapi memperdalam pengabdian di kampung halaman. InsyaAllah saya akan melanjutkan perjuangan ” ucapnya, Sabtu (17/10/2026).

BACA JUGA:  Hidden Gem di Maros, Air Terjun Pung Bunga Tawarkan Alam Sejuk dan Jernih

Penyerahan surat pengunduran diri tersebut diterima langsung oleh Sri Marlina selaku Koordinator Kabupaten PKH Maros. Surat itu selanjutnya akan diteruskan ke Kementerian Sosial RI.

Diketahui, pengunduran diri tersebut disampaikan dalam pertemuan fasilitasi PKH Kabupaten Maros di Kantor Dinas Sosial Maros, Jumat (9/1/2026).

Setelah sekitar 13 tahun mengabdi di PKH, ia kini bersiap menempuh jalan baru melalui kontestasi Pilkades.

Pengabdian yang selama ini dijalankan melalui program sosial pemerintah diharapkan dapat berlanjut melalui peran di tingkat desa.

Keputusan tersebut sekaligus menjadi momen perpisahan bagi keluarga besar PKH Kabupaten Maros dengan salah satu anggotanya yang telah mengabdi selama lebih dari satu dekade.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru