Tim juga menemukan sejumlah kondisi yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut, seperti suspek BPH, stroke, suspek bronkopneumonia, dan suspek batu saluran kemih.
“Kasus-kasus tersebut ditindaklanjuti atau dirujuk sesuai kebutuhan medis,” ujar Evi.
Dengan pola pelayanan tersebut, dukungan kesehatan dari Sulsel menjangkau masyarakat yang tinggal di wilayah desa terdampak.
Sejumlah warga lanjut usia turut memanfaatkan pelayanan tersebut. Bahkan, beberapa warga telah mengantre sejak pagi untuk mendapatkan pemeriksaan.
Pemprov Sulsel mengerahkan tim tersebut atas arahan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta fasilitas pelayanan kesehatan setempat.

