Kategori: Sulsel

BP3MI Sulsel Buka Empat Kelas SMK Go Global, Siapkan Talenta Kerja ke Luar Negeri

SulawesiPos.com – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Selatan segera memulai pelatihan SMK Go Global Batch 1 untuk mencetak calon tenaga kerja yang siap bersaing di pasar internasional.

Sebanyak empat kelas akan dibuka di dua lokasi di Sulsel mulai Rabu (26/8/2026), dengan materi Bahasa Jepang, Bahasa Inggris, dan Operation Production.

Program tersebut merupakan bagian dari SMK Go Global yang digagas Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk meningkatkan kompetensi calon pekerja agar memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja luar negeri.

Secara nasional, SMK Go Global ditujukan untuk menyiapkan lulusan pendidikan vokasi dan masyarakat umum agar dapat bekerja di luar negeri secara aman, prosedural, dan memenuhi standar negara tujuan.

Di Sulsel, tahapan program telah memasuki proses penetapan peserta. Pendaftaran Batch 1 Gelombang 1 dan 2 sebelumnya diikuti ratusan masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota.

Kepala BP3MI Sulawesi Selatan Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan hasil seleksi peserta Batch 1 telah diumumkan melalui kanal media sosial resmi BP3MI Sulsel.

“Untuk yang belum lolos di gelombang ini, jangan berkecil hati. Akan ada gelombang selanjutnya. Pastikan terus pantau informasi di medsos kami,” kata Fanny.

Materi diberikan oleh instruktur bersertifikat dengan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan standar kerja internasional.

Pembukaan pelatihan dilakukan serentak secara nasional dan akan dibuka oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin.

Pelaksanaan ini menjadi bagian dari percepatan program SMK Go Global yang secara nasional diarahkan untuk menghasilkan tenaga kerja Indonesia yang lebih terampil dan memiliki daya saing global.

Pada 2026, program tersebut menargetkan 40.000 peserta pelatihan yang tersebar dalam 2.000 kelas.

Fanny mengatakan BP3MI Sulsel berkomitmen mendukung program tersebut dengan memperkuat kompetensi calon pekerja migran sejak tahap pelatihan hingga penempatan.

“Kami di BP3MI Sulawesi Selatan berkomitmen penuh mendukung program Presiden ini. Ini adalah jalan untuk menaikkan kelas pekerja migran kita. Dari pekerja kasar menjadi pekerja terampil, terlatih, dan terlindungi,” ujar Fanny.

Menurut dia, pelatihan tersebut diharapkan membuka peluang peserta untuk terserap di perusahaan global setelah menyelesaikan program.

“Harapannya setelah 3 bulan pelatihan, adik-adik ini siap dan bisa langsung terserap di perusahaan global, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga di Sulsel,” katanya.

Terbuka bagi Masyarakat Umum

SMK Go Global dapat diikuti lulusan SMK, D1-D3, maupun masyarakat umum usia produktif yang ingin meningkatkan kompetensi untuk bekerja di luar negeri.

Informasi resmi KP2MI menyebut program tersebut dapat diikuti secara gratis dan ditujukan untuk mendukung penempatan kerja luar negeri seperti Jepang, Timur Tengah, Eropa, dan negara tujuan lainnya.

Bagi masyarakat yang belum lolos pada Batch 1, BP3MI Sulsel mengimbau untuk tetap memantau informasi pembukaan gelombang berikutnya melalui kanal resmi lembaga.

Program SMK Go Global diharapkan dapat memperbesar peluang tenaga kerja asal Sulsel untuk mengisi kebutuhan sektor formal di berbagai negara tujuan.

Nur Ainun Afiah

Bagikan
Diterbitkan oleh
Nur Ainun Afiah
Tag: BP3MI Sulsel SMK Go Global Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia