Sekolah Rakyat Sinjai Mulai Buka Jenjang SMA, 26 Guru Dampingi 355 Siswa

SulawesiPos.com – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Sinjai menyiapkan 26 guru tamu untuk mendampingi 355 siswa pada tahun ajaran 2026/2027.

Tambahan tenaga pengajar tersebut disiapkan menjelang dimulainya pembelajaran tatap muka di gedung sekolah dan asrama baru di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kegiatan pembelajaran berlangsung tanpa seremoni pembukaan ulang. Para siswa langsung diarahkan memanfaatkan fasilitas baru setelah pembangunan fisik sekolah dan asrama rampung.

Kepala SRT Sinjai, Rahmat Surianto, mengatakan tambahan guru diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran pada tiga jenjang pendidikan, terutama setelah sekolah mulai membuka jenjang SMA tahun ini.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menugaskan 17 guru untuk jenjang SMA. Jadi totalnya ada 26 guru tamu yang akan mendampingi siswa selama masa MPLS dan matrikulasi,” ujar Rahmat.

Sebanyak sembilan guru lainnya ditugaskan oleh Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk mendukung pembelajaran pada jenjang SD dan SMP.

Mulai Buka Jenjang SMA

Kebutuhan tenaga pengajar meningkat karena SRT Sinjai tidak hanya melayani pendidikan dasar dan menengah pertama, tetapi mulai membuka jenjang SMA pada tahun ajaran 2026/2027.

BACA JUGA:  Jadi Pionir Nasional, 500 ASN Sulawesi Selatan Resmi Ditetapkan Sebagai Komponen Cadangan Pertahanan Negara

Dengan bertambahnya jenjang pendidikan, kebutuhan mata pelajaran dan tenaga pendidik ikut meningkat.

Untuk sementara, kekurangan tersebut ditutup melalui penugasan guru tamu dari pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Rahmat menjelaskan, status guru tamu tersebut bersifat sementara.

Mereka akan mendampingi proses pembelajaran hingga rekrutmen guru dan tenaga kependidikan oleh Kementerian Sosial selesai.

Selain guru, dukungan operasional juga diperkuat peserta magang dari Politeknik Kesejahteraan Sosial.

Mereka akan membantu sejumlah pekerjaan administrasi sekolah dan asrama selama sekitar dua hingga tiga bulan.

355 Siswa Mulai Menempati Fasilitas Baru

SRT Sinjai saat ini membina 355 siswa pada tahun ajaran 2026/2027.

Dari jumlah tersebut, 270 merupakan siswa baru dan 75 siswa lama yang melanjutkan pendidikan ke tingkat berikutnya.

Para siswa baru sebelumnya telah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 13 Juni 2026.

Mulai Sabtu, 15 Agustus 2026, mereka dijadwalkan menempati gedung sekolah dan asrama baru yang telah selesai dibangun.

BACA JUGA:  Jokowi Tiba di Makassar, Hadiri dan Beri Arahan di Penutupan Rakernas PSI

Pemanfaatan fasilitas tersebut menjadi tahap baru bagi SRT Sinjai dalam menjalankan kegiatan pendidikan dengan cakupan jenjang yang lebih lengkap.

Dengan tambahan guru dan dukungan tenaga kependidikan, proses pembelajaran tahun ajaran baru diharapkan dapat berjalan lebih optimal sejak para siswa mulai menggunakan fasilitas sekolah dan asrama tersebut.

SulawesiPos.com – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Sinjai menyiapkan 26 guru tamu untuk mendampingi 355 siswa pada tahun ajaran 2026/2027.

Tambahan tenaga pengajar tersebut disiapkan menjelang dimulainya pembelajaran tatap muka di gedung sekolah dan asrama baru di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kegiatan pembelajaran berlangsung tanpa seremoni pembukaan ulang. Para siswa langsung diarahkan memanfaatkan fasilitas baru setelah pembangunan fisik sekolah dan asrama rampung.

Kepala SRT Sinjai, Rahmat Surianto, mengatakan tambahan guru diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran pada tiga jenjang pendidikan, terutama setelah sekolah mulai membuka jenjang SMA tahun ini.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menugaskan 17 guru untuk jenjang SMA. Jadi totalnya ada 26 guru tamu yang akan mendampingi siswa selama masa MPLS dan matrikulasi,” ujar Rahmat.

Sebanyak sembilan guru lainnya ditugaskan oleh Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk mendukung pembelajaran pada jenjang SD dan SMP.

Mulai Buka Jenjang SMA

Kebutuhan tenaga pengajar meningkat karena SRT Sinjai tidak hanya melayani pendidikan dasar dan menengah pertama, tetapi mulai membuka jenjang SMA pada tahun ajaran 2026/2027.

BACA JUGA:  IAS Siapkan Dua Nama Bendahara Golkar Sulsel, Amirullah dan Usman Marham

Dengan bertambahnya jenjang pendidikan, kebutuhan mata pelajaran dan tenaga pendidik ikut meningkat.

Untuk sementara, kekurangan tersebut ditutup melalui penugasan guru tamu dari pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Rahmat menjelaskan, status guru tamu tersebut bersifat sementara.

Mereka akan mendampingi proses pembelajaran hingga rekrutmen guru dan tenaga kependidikan oleh Kementerian Sosial selesai.

Selain guru, dukungan operasional juga diperkuat peserta magang dari Politeknik Kesejahteraan Sosial.

Mereka akan membantu sejumlah pekerjaan administrasi sekolah dan asrama selama sekitar dua hingga tiga bulan.

355 Siswa Mulai Menempati Fasilitas Baru

SRT Sinjai saat ini membina 355 siswa pada tahun ajaran 2026/2027.

Dari jumlah tersebut, 270 merupakan siswa baru dan 75 siswa lama yang melanjutkan pendidikan ke tingkat berikutnya.

Para siswa baru sebelumnya telah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 13 Juni 2026.

Mulai Sabtu, 15 Agustus 2026, mereka dijadwalkan menempati gedung sekolah dan asrama baru yang telah selesai dibangun.

BACA JUGA:  9 WNA China dan Malaysia Dideportasi usai Buka Jasa Foto Ilegal di Makassar

Pemanfaatan fasilitas tersebut menjadi tahap baru bagi SRT Sinjai dalam menjalankan kegiatan pendidikan dengan cakupan jenjang yang lebih lengkap.

Dengan tambahan guru dan dukungan tenaga kependidikan, proses pembelajaran tahun ajaran baru diharapkan dapat berjalan lebih optimal sejak para siswa mulai menggunakan fasilitas sekolah dan asrama tersebut.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru