SulawesiPos.com – Hari ini, Kamis (21/5/2026), sebanyak 18 desa di Kabupaten Bone menggelar Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) serentak.
18 desa ini tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Bone. Pelaksanaan Pilkades juga mendapat perhatian langsung dari Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS).
Orang nomor satu di Bone itu turun langsung memantau jalannya pesta demokrasi desa di sejumlah titik.
Titik pertama yang dikunjungi Bupati Bone yakni Desa Kajuara, Kecamatan Awangpone. Kehadiran BupAAS dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan aman, tertib, serta menjunjung asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Di Desa Kajuara, PAW kepala desa diikuti dua calon dengan jumlah keterwakilan pemilih sebanyak 85 orang yang berasal dari unsur masyarakat sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Dalam pemantauannya, BupAAS menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkades maupun PAW bukan sekadar memilih pemimpin desa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat demokrasi dan menjaga persatuan masyarakat.
“Pilkades harus menjadi pesta demokrasi yang sehat, damai, dan bermartabat. Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu merangkul semua masyarakat dan bekerja untuk kemajuan desa,” ujar Bupati Bone.
Ia juga mengingatkan seluruh pihak agar menjaga situasi tetap kondusif dan tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai pemicu konflik di tengah masyarakat.
“Jangan karena berbeda pilihan lalu hubungan kekeluargaan menjadi renggang. Setelah pemilihan selesai, semua harus kembali bersatu membangun desa,” tambahnya.
Menurut Bupati, kepala desa yang terpilih nantinya diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, mempercepat pembangunan desa, serta mengelola dana desa secara transparan dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat.
Pelaksanaan PAW Pilkades di Desa Kajuara berlangsung lancar dengan pengamanan aparat kepolisian dan pengawasan panitia pemilihan.
Sementara itu, Ketua APDESI Bone, H Rusli turut mengimbau seluruh masyarakat dan para pendukung calon kepala desa agar menjaga suasana tetap aman dan damai selama pelaksanaan Pilkades PAW berlangsung.
Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar, namun persaudaraan dan kerukunan masyarakat desa harus tetap diutamakan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan Pilkades secara damai, menjaga keamanan, dan tidak mudah terprovokasi. Siapa pun yang terpilih nantinya adalah pemimpin untuk seluruh masyarakat desa,” ujarnya.
Ketua APDESI Bone juga berharap para calon kepala desa maupun tim pendukung dapat memberikan edukasi politik yang baik kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap santun dan saling menghormati.
“Jangan sampai Pilkades menimbulkan perpecahan. Setelah pemilihan selesai, mari kembali bersatu membangun desa demi kemajuan bersama,” tambahnya.
Diketahui, sebanyak 18 desa di Kabupaten Bone melaksanakan Pilkades PAW serentak yang tersebar di 14 kecamatan.
Pemerintah Kabupaten Bone berharap seluruh proses demokrasi desa tersebut berjalan aman, damai, dan menghasilkan pemimpin yang amanah serta dicintai masyarakat. (kar)

