SulawesiPos.com – Kecelakaan lalu lintas fatal yang melibatkan rombongan motor gede (moge) jenis Harley Davidson terjadi di Jalan Poros Palopo–Toraja.
Peristiwa tersebut berlangsung di wilayah Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara, pada Kamis (30/4/2026) sore.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 17.00 Wita itu merenggut nyawa seorang anak sekolah yang tertabrak salah satu pengendara moge dalam rombongan tersebut.
Korban diketahui berada di sekitar bahu jalan saat kejadian berlangsung.
Kasat Lantas Polres Toraja Utara, IPTU Muhammad Nasrun Sujana, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa rombongan moge sedang melaju dari arah Kota Palopo menuju Rantepao.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Nanggala yang melibatkan rombongan kendaraan roda dua jenis Harley Davidson. Salah satu pengendara menabrak pejalan kaki yang merupakan anak sekolah,” ujar IPTU Muhammad Nasrun, Sabtu (2/5/2026).
Korban Tertabrak Saat Berada di Bahu Jalan
Informasi yang dihimpun menyebutkan, rombongan moge melintas di jalur Trans-Sulawesi yang dikenal memiliki kontur jalan berkelok.
Saat memasuki kawasan Nanggala, salah satu motor dalam rombongan tersebut menabrak korban yang berada di sisi jalan.
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka serius. Upaya pertolongan sempat dilakukan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Petugas Satlantas Polres Toraja Utara telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pengendara moge serta saksi-saksi di lokasi kejadian.
Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kecepatan kendaraan saat melintas di kawasan permukiman warga.
Peristiwa ini sempat menarik perhatian warga sekitar dan memicu kerumunan di lokasi kejadian, sekaligus menyebabkan arus lalu lintas di jalur penghubung Luwu Raya dan Toraja tersendat sementara waktu.

