Kado Spesial Hardiknas 2026, Satu Keluarga di Bone Borong 4 Emas MTQ Sulsel

SulawesiPos.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diwarnai kisah inspiratif dari sebuah keluarga yang sukses mengukir prestasi gemilang di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Satu keluarga ini berhasil memborong empat medali emas dan dipastikan akan mewakili Sulawesi Selatan ke tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jawa Tengah.

Kisah membanggakan ini viral di media sosial setelah diunggah oleh Muhammad Ashar melalui akun Facebook miliknya.

Empat anggota keluarga tersebut masing-masing meraih juara terbaik pertama di cabang berbeda.

Mereka adalah Nashriah Mursalin sebagai Juara Terbaik 1 Tilawah Dewasa Putri, Auliya Al Husna sebagai Juara Terbaik 1 Tafsir Bahasa Indonesia Putri, Afifa Qarira sebagai Juara Terbaik 1 Tilawah Anak-anak Putri, serta Qonita Al Aliyah sebagai Juara Terbaik 1 Hifzhil Qur’an 30 Juz Putri.

Keempatnya merupakan tante serta ponakan, dan kini berhak melaju ke ajang MTQ Nasional 2026, membawa nama daerah dan Sulawesi Selatan ke panggung yang lebih tinggi.

BACA JUGA: 
PSM Makassar vs Bhayangkara FC Resmi Tanpa Penonton, Simak Alasan Keamanan dan Jadwal Lengkapnya

Nashriah Mursalin saat dikonfirmasi membenarkan capaian tersebut. Ia mengaku bersyukur atas hasil yang diraih bersama tiga keponakannya setelah melalui proses panjang dan penuh perjuangan.

“Alhamdulillah, ini semua berkat kerja keras dan doa. Kami bersyukur bisa meraih juara dan membawa nama Sulawesi Selatan ke tingkat nasional,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Nashriah diketahui berasal dari wilayah Pattiro, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone. Ia merupakan bagian dari keluarga pendiri TK TPA Nurul Falah yang telah berdiri puluhan tahun.

Lembaga tersebut didirikan oleh orang tuanya, almarhum Mursalin bersama Hj. Amanah Hasan, yang dikenal sebagai qari dan qariah.

Sejak awal berdiri, TK TPA Nurul Falah telah melahirkan ribuan alumni dan menjadi salah satu pusat pembinaan generasi Qurani di wilayah tersebut.

Keberhasilan keluarga ini menjadi bukti kuatnya peran pendidikan berbasis keluarga dalam membentuk generasi unggul.

Konsistensi pembinaan sejak usia dini pun terbukti mampu melahirkan prestasi membanggakan hingga tingkat provinsi.

BACA JUGA: 
Bawa Misi Besar, 39 Kafilah Bone Siap Harumkan Nama Daerah di MTQ Sulsel, ⁠Optimis Rebut Kembali Juara Umum

Kisah ini pun menjadi inspirasi luas bagi masyarakat, terutama dalam momentum Hari Pendidikan Nasional, bahwa pendidikan bukan hanya tentang sekolah formal, tetapi juga tentang keteladanan, lingkungan keluarga, dan nilai-nilai yang ditanamkan sejak dini. (kar)

SulawesiPos.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diwarnai kisah inspiratif dari sebuah keluarga yang sukses mengukir prestasi gemilang di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Satu keluarga ini berhasil memborong empat medali emas dan dipastikan akan mewakili Sulawesi Selatan ke tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jawa Tengah.

Kisah membanggakan ini viral di media sosial setelah diunggah oleh Muhammad Ashar melalui akun Facebook miliknya.

Empat anggota keluarga tersebut masing-masing meraih juara terbaik pertama di cabang berbeda.

Mereka adalah Nashriah Mursalin sebagai Juara Terbaik 1 Tilawah Dewasa Putri, Auliya Al Husna sebagai Juara Terbaik 1 Tafsir Bahasa Indonesia Putri, Afifa Qarira sebagai Juara Terbaik 1 Tilawah Anak-anak Putri, serta Qonita Al Aliyah sebagai Juara Terbaik 1 Hifzhil Qur’an 30 Juz Putri.

Keempatnya merupakan tante serta ponakan, dan kini berhak melaju ke ajang MTQ Nasional 2026, membawa nama daerah dan Sulawesi Selatan ke panggung yang lebih tinggi.

BACA JUGA: 
Dari Pengantar Es Lilin Hingga Jadi Bos Travel, Kisah Inspiratif H Faisal Ibrahim Cucu Ulama Haji Ahmad Surur

Nashriah Mursalin saat dikonfirmasi membenarkan capaian tersebut. Ia mengaku bersyukur atas hasil yang diraih bersama tiga keponakannya setelah melalui proses panjang dan penuh perjuangan.

“Alhamdulillah, ini semua berkat kerja keras dan doa. Kami bersyukur bisa meraih juara dan membawa nama Sulawesi Selatan ke tingkat nasional,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Nashriah diketahui berasal dari wilayah Pattiro, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone. Ia merupakan bagian dari keluarga pendiri TK TPA Nurul Falah yang telah berdiri puluhan tahun.

Lembaga tersebut didirikan oleh orang tuanya, almarhum Mursalin bersama Hj. Amanah Hasan, yang dikenal sebagai qari dan qariah.

Sejak awal berdiri, TK TPA Nurul Falah telah melahirkan ribuan alumni dan menjadi salah satu pusat pembinaan generasi Qurani di wilayah tersebut.

Keberhasilan keluarga ini menjadi bukti kuatnya peran pendidikan berbasis keluarga dalam membentuk generasi unggul.

Konsistensi pembinaan sejak usia dini pun terbukti mampu melahirkan prestasi membanggakan hingga tingkat provinsi.

BACA JUGA: 
Bawa Misi Besar, 39 Kafilah Bone Siap Harumkan Nama Daerah di MTQ Sulsel, ⁠Optimis Rebut Kembali Juara Umum

Kisah ini pun menjadi inspirasi luas bagi masyarakat, terutama dalam momentum Hari Pendidikan Nasional, bahwa pendidikan bukan hanya tentang sekolah formal, tetapi juga tentang keteladanan, lingkungan keluarga, dan nilai-nilai yang ditanamkan sejak dini. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru