SulawesiPos.com — Upaya pencarian terhadap nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, terus diperluas.
Pada hari ketiga operasi, Jumat (1/5/2026), tim SAR gabungan memperpanjang area pencarian hingga ke perairan Cempalagi Desa Mallari Kecamatan Awangpone dan perairan Cenrana.
Sebelumnya, tim dari Basarnas bersama unsur potensi SAR kembali melaksanakan briefing pagi sekitar pukul 07.00 Wita guna membagi tugas pencarian (Search and Rescue Unit/SRU).
“Dalam operasi hari ini, pencarian dibagi menjadi dua tim. SRU I difokuskan pada pencarian di titik yang diduga menjadi lokasi korban terjatuh saat menangkap kepiting. Metode penyelaman kembali dilakukan untuk memastikan keberadaan korban di bawah permukaan laut,” kata Kasi OPS Basarnas Makassar, Andi Sultan.
Sementara itu, SRU II yang terdiri dari tim SAR gabungan bersama nelayan setempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Area pencarian diperluas dengan radius hingga 2 nautical mile (Nm) ke arah timur laut.
Di sisi lain, kondisi perahu korban saat ditemukan turut menjadi perhatian tim. Perahu dilaporkan dalam posisi terbalik, dengan mesin terpisah dari badan perahu serta dudukan mesin dalam keadaan pecah.
Hal ini diungkapkan salah seorang tim SAR yang terjun langsung di lokasi, Syahruddih Achmad.SE.
Berdasarkan temuan tersebut, kuat dugaan perahu melaju dengan kecepatan tinggi atau mengalami benturan keras, kemungkinan dari arah belakang.
“Koordinasi antar tim terus diperkuat guna memaksimalkan hasil pencarian. Selain mengandalkan peralatan SAR, keterlibatan nelayan lokal dinilai sangat membantu karena memahami karakteristik arus dan kondisi perairan setempat,” ungkap pria yang akrab disapa Cyqul ini
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan berkomitmen untuk terus melanjutkan operasi hingga korban ditemukan. (kar)

