Kakanwil Kemenag Sulsel Apresiasi Prestasi Siswa MAN 2 Makassar Usai Borong Medali di Ajang Riset Internasional YNSF & YISF 2026 UIN Sunan Kalijaga

SulawesiPos.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar kembali membuktikan tajinya sebagai sekolah pencetak inovator muda.

Tak tanggung-tanggung, delegasi dari madrasah unggulan ini sukses memborong sederet medali emas dan perak dalam ajang bergengsi Youth National Science Fair (YNSF) dan Youth International Science Fair (YISF) 2026 yang digelar di Kampus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 6–9 April 2026.

Capaian gemilang ini mendapat jempol dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, H. Ali Yafid.

Ia menilai, torehan prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan budaya riset di lingkungan madrasah Sulawesi Selatan telah berjalan di jalur yang benar.

“Ini kebanggaan besar bagi Sulsel. Madrasah kini bukan lagi sekadar tempat belajar agama, tapi sudah menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya generasi yang melek teknologi dan berdaya saing global,” tegas H. Ali Yafid.

Persaingan dalam kompetisi ini terbilang sangat ketat. Tercatat, sebanyak 520 tim dari 16 negara, termasuk Amerika Serikat, Rusia, Korea Selatan, hingga Uni Emirat Arab, ikut berjibaku memamerkan riset terbaik mereka.

BACA JUGA: 
74 Siswa MAN 2 Makassar Lulus SNBP Kampus Ternama di Indonesia

Namun, kreativitas anak-anak muda Kota Makassar nyatanya mampu mencuri perhatian para juri internasional.

Inovasi Anti Maling hingga Deteksi Penyakit

Pada ajang nasional, YNSF, tim yang digawangi Sulthan Rafi dan kawan-kawan berhasil menyabet medali emas lewat karya inovatif “Automatic Smart Door Berbasis IoT Sebagai Anti Maling”.

Teknologi ini memanfaatkan jaringan internet (Internet of Things) untuk memperketat keamanan hunian secara otomatis.

Prestasi lainnya kemudian kian menggila di level internasional, YISF. MAN 2 Makassar sukses mengamankan tiga medali emas dan empat medali perak.

Inovasi yang dipamerkan pun beragam, mulai dari sistem pakar pendeteksi kadar gula darah non-invasif, alat skrining dini penyakit jantung (CARDIVA), hingga sistem pemantau kualitas udara real-time.

Kepala MAN 2 Kota Makassar, Hj. Darmawati, saat dihubungi tidak mampu menyembunyikan rasa bangganya.

Menurutnya, hasil ini adalah buah manis dari kolaborasi intensif antara siswa dan guru pembimbing.

“Alhamdulillah, ini membuktikan bahwa madrasah kita mampu bersaing di garda terdepan riset dan teknologi, bahkan di level dunia,” cetusnya penuh rasa syukur.

BACA JUGA: 
74 Siswa MAN 2 Makassar Lulus SNBP Kampus Ternama di Indonesia

Daftar Prestasi MAN 2 Kota Makassar

YNSF 2026

Medali Emas: Smart Door IoT Anti Maling: Sulthan Rafi ST, Adzra Faizah Ridani, Alifah Syahira Utami, Febrina Anggi Ismail, Muh. Fajar Rani, dan Zasilika Alifya G.B.

YISF 2026

Medali Emas:

  1. Sistem Pakar Gula Darah (IoT): Siti Faiqah Amal dkk.
  2. CARDIVA (Skrining Jantung): Alya Rafilah Ramli dkk.
  3. Air Monitoring Device (Kualitas Udara): Hayatul Insani Alhumairah dkk.

Medali Perak:

  1. Estimasi Ikan Spermonde (NDVI): Zara Fakhirah Husain dkk.
  2. Analisis Performa ChatGPT: Wafiah Rahmi M dkk.
  3. Monitoring Energi Listrik (SDLC): Ahmad Fauzan Athaya dkk.
  4. Cough Monitoring (Deteksi Batuk): Quinsha Aisyah Nuryadin dkk.

SulawesiPos.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar kembali membuktikan tajinya sebagai sekolah pencetak inovator muda.

Tak tanggung-tanggung, delegasi dari madrasah unggulan ini sukses memborong sederet medali emas dan perak dalam ajang bergengsi Youth National Science Fair (YNSF) dan Youth International Science Fair (YISF) 2026 yang digelar di Kampus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 6–9 April 2026.

Capaian gemilang ini mendapat jempol dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, H. Ali Yafid.

Ia menilai, torehan prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan budaya riset di lingkungan madrasah Sulawesi Selatan telah berjalan di jalur yang benar.

“Ini kebanggaan besar bagi Sulsel. Madrasah kini bukan lagi sekadar tempat belajar agama, tapi sudah menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya generasi yang melek teknologi dan berdaya saing global,” tegas H. Ali Yafid.

Persaingan dalam kompetisi ini terbilang sangat ketat. Tercatat, sebanyak 520 tim dari 16 negara, termasuk Amerika Serikat, Rusia, Korea Selatan, hingga Uni Emirat Arab, ikut berjibaku memamerkan riset terbaik mereka.

BACA JUGA: 
74 Siswa MAN 2 Makassar Lulus SNBP Kampus Ternama di Indonesia

Namun, kreativitas anak-anak muda Kota Makassar nyatanya mampu mencuri perhatian para juri internasional.

Inovasi Anti Maling hingga Deteksi Penyakit

Pada ajang nasional, YNSF, tim yang digawangi Sulthan Rafi dan kawan-kawan berhasil menyabet medali emas lewat karya inovatif “Automatic Smart Door Berbasis IoT Sebagai Anti Maling”.

Teknologi ini memanfaatkan jaringan internet (Internet of Things) untuk memperketat keamanan hunian secara otomatis.

Prestasi lainnya kemudian kian menggila di level internasional, YISF. MAN 2 Makassar sukses mengamankan tiga medali emas dan empat medali perak.

Inovasi yang dipamerkan pun beragam, mulai dari sistem pakar pendeteksi kadar gula darah non-invasif, alat skrining dini penyakit jantung (CARDIVA), hingga sistem pemantau kualitas udara real-time.

Kepala MAN 2 Kota Makassar, Hj. Darmawati, saat dihubungi tidak mampu menyembunyikan rasa bangganya.

Menurutnya, hasil ini adalah buah manis dari kolaborasi intensif antara siswa dan guru pembimbing.

“Alhamdulillah, ini membuktikan bahwa madrasah kita mampu bersaing di garda terdepan riset dan teknologi, bahkan di level dunia,” cetusnya penuh rasa syukur.

BACA JUGA: 
74 Siswa MAN 2 Makassar Lulus SNBP Kampus Ternama di Indonesia

Daftar Prestasi MAN 2 Kota Makassar

YNSF 2026

Medali Emas: Smart Door IoT Anti Maling: Sulthan Rafi ST, Adzra Faizah Ridani, Alifah Syahira Utami, Febrina Anggi Ismail, Muh. Fajar Rani, dan Zasilika Alifya G.B.

YISF 2026

Medali Emas:

  1. Sistem Pakar Gula Darah (IoT): Siti Faiqah Amal dkk.
  2. CARDIVA (Skrining Jantung): Alya Rafilah Ramli dkk.
  3. Air Monitoring Device (Kualitas Udara): Hayatul Insani Alhumairah dkk.

Medali Perak:

  1. Estimasi Ikan Spermonde (NDVI): Zara Fakhirah Husain dkk.
  2. Analisis Performa ChatGPT: Wafiah Rahmi M dkk.
  3. Monitoring Energi Listrik (SDLC): Ahmad Fauzan Athaya dkk.
  4. Cough Monitoring (Deteksi Batuk): Quinsha Aisyah Nuryadin dkk.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru