31 C
Makassar
1 March 2026, 16:40 PM WITA

Bupati Bone Rancang Program Sampah PBB, Edukasi Warga soal Pentingnya Kebersihan

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone terus merancang program sampah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Program ini menjadi bagian dari program prioritas Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, mewujudkan Bone bersih, meminimalisir sampah rumah tangga serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hidup bersih.

Kepada wartawan sulawesipos.com, Bupati mengatakan, pihaknya segera membentuk satgas untuk merealisasikan program sampah PBB.

“Kita sudah merancang inovasi bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menggunakan sampah. Nanti bekerjasama dengan Perusda. Program ini kita anggap strategis untuk diterapkan dan terbukti sudah berhasil di berbagai daerah. Sampah PBB terbukti efektif mengurangi sampah plastik,” ucapnya Sabtu malam 28 Februari 2026.

Termasuk, kata bupati, mengedukasi warga, dan mempermudah kewajiban pajak.

“Warga mengumpulkan sampah anorganik terpilah, disetorkan ke bank sampah, ditimbang, dikonversi menjadi rupiah, dan tabungannya digunakan untuk melunasi PBB,” tukasnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bone untuk bersama bersama menjaga kebersihan.

Prestasi 10 besar nasional sebagai kota terbersih yang mengantarkan Kabupaten Bone meraih Piala Adipura, harus terus ditingkatkan.

“Saya mau kita setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun, ber Adipura,” kata Andi Asman Sulaiman.

Bupati didampingi Wakil Bupati Bone, H Andi Akmal Pasluddin dan wakil Ketua DPRD Bone Khairul Amran mengatakan, kebersihan menjadi salah satu program prioritas.

Ia juga mengapresiasi satgas kebersihan di bawah komando Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang menjadi garda terdepan menjaga kebersihan kota.

Kedepan lanjut Bupati, program kebersihan akan terus ditingkatkan. Mulai dari menambah TPS3R atau (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle).

TPS3R, adalah sistem pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat skala komunal untuk mengurangi volume sampah sejak dari sumbernya.

Kemudian mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Passippo. (kar)

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone terus merancang program sampah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Program ini menjadi bagian dari program prioritas Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, mewujudkan Bone bersih, meminimalisir sampah rumah tangga serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hidup bersih.

Kepada wartawan sulawesipos.com, Bupati mengatakan, pihaknya segera membentuk satgas untuk merealisasikan program sampah PBB.

“Kita sudah merancang inovasi bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menggunakan sampah. Nanti bekerjasama dengan Perusda. Program ini kita anggap strategis untuk diterapkan dan terbukti sudah berhasil di berbagai daerah. Sampah PBB terbukti efektif mengurangi sampah plastik,” ucapnya Sabtu malam 28 Februari 2026.

Termasuk, kata bupati, mengedukasi warga, dan mempermudah kewajiban pajak.

“Warga mengumpulkan sampah anorganik terpilah, disetorkan ke bank sampah, ditimbang, dikonversi menjadi rupiah, dan tabungannya digunakan untuk melunasi PBB,” tukasnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bone untuk bersama bersama menjaga kebersihan.

Prestasi 10 besar nasional sebagai kota terbersih yang mengantarkan Kabupaten Bone meraih Piala Adipura, harus terus ditingkatkan.

“Saya mau kita setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun, ber Adipura,” kata Andi Asman Sulaiman.

Bupati didampingi Wakil Bupati Bone, H Andi Akmal Pasluddin dan wakil Ketua DPRD Bone Khairul Amran mengatakan, kebersihan menjadi salah satu program prioritas.

Ia juga mengapresiasi satgas kebersihan di bawah komando Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang menjadi garda terdepan menjaga kebersihan kota.

Kedepan lanjut Bupati, program kebersihan akan terus ditingkatkan. Mulai dari menambah TPS3R atau (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle).

TPS3R, adalah sistem pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat skala komunal untuk mengurangi volume sampah sejak dari sumbernya.

Kemudian mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Passippo. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/