Ia turut mengingatkan agar menu MBG disusun sesuai standar gizi yang telah ditetapkan, dengan memperhatikan kandungan protein, serta dilengkapi buah dan komponen bergizi lainnya.
“Menu harus bergizi, berprotein tinggi, ada buah, dan sesuai standar kesehatan,” pungkasnya.
Program MBG di Kabupaten Bone diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi berbasis kerakyatan di tingkat lokal. (kar)

