24 C
Makassar
3 February 2026, 5:02 AM WITA

Gabah Sidrap Tembus 565 Ribu Ton, Target 1 Juta Ton pada 2026

Overview

  • Produksi gabah di Kabupaten Sidrap meningkat signifikan pada 2025 dengan capaian 565 ribu ton, naik sekitar 125 ribu ton dibandingkan tahun sebelumnya.

  • Kenaikan produksi ditandai panen perdana Musim Tanam Pertama serta penerapan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan efisiensi panen.

  • Dengan capaian tersebut, Pemkab Sidrap menargetkan produksi gabah hingga 1 juta ton sebagai langkah menuju swasembada pangan.

SulawesiPos.com – Produksi gabah di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang 2025.

Pemerintah daerah mencatat produksi gabah mencapai 565 ribu ton, naik sekitar 125 ribu ton dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 440 ribu ton.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menilai peningkatan tersebut menjadi indikator positif bagi upaya mewujudkan swasembada pangan di daerahnya.

Menurut dia, kemajuan sektor pertanian tidak berdiri sendiri, melainkan didukung pengembangan sektor lain seperti perkebunan, pertanian, dan lainnya.

“Alhamdulillah, swasembada pangan di Sidrap naik hampir 130 ribu ton gabah pada 2025. Dari 440.000 ton pada 2024, menjadi 565.000 ton di tahun lalu,” ujarnya di Makassar, Jumat (30/1/2026) dilansir dari Antara.

Baca Juga: 
Di WEF Davos, Presiden Prabowo Umumkan Indonesia sebagai Kekuatan Baru Pangan Dunia

Peningkatan produksi tersebut juga ditandai dengan pelaksanaan panen perdana Musim Tanam Pertama (MT I) di Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae.

Panen yang dilakukan bersama Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani, merupakan hasil masa tanam periode Oktober hingga Desember 2025.

Syaharuddin menyebut panen tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah, petani, dan penyuluh pertanian dalam menjaga produktivitas tanaman pangan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sidrap secara simbolis mengoperasikan mesin combine harvester sebagai bagian dari penerapan mekanisasi pertanian guna meningkatkan efisiensi dan mempercepat proses panen.

Dengan capaian tersebut, Pemkab Sidrap menetapkan target produksi gabah yang lebih ambisius pada tahun ini.

Overview

  • Produksi gabah di Kabupaten Sidrap meningkat signifikan pada 2025 dengan capaian 565 ribu ton, naik sekitar 125 ribu ton dibandingkan tahun sebelumnya.

  • Kenaikan produksi ditandai panen perdana Musim Tanam Pertama serta penerapan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan efisiensi panen.

  • Dengan capaian tersebut, Pemkab Sidrap menargetkan produksi gabah hingga 1 juta ton sebagai langkah menuju swasembada pangan.

SulawesiPos.com – Produksi gabah di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang 2025.

Pemerintah daerah mencatat produksi gabah mencapai 565 ribu ton, naik sekitar 125 ribu ton dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 440 ribu ton.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menilai peningkatan tersebut menjadi indikator positif bagi upaya mewujudkan swasembada pangan di daerahnya.

Menurut dia, kemajuan sektor pertanian tidak berdiri sendiri, melainkan didukung pengembangan sektor lain seperti perkebunan, pertanian, dan lainnya.

“Alhamdulillah, swasembada pangan di Sidrap naik hampir 130 ribu ton gabah pada 2025. Dari 440.000 ton pada 2024, menjadi 565.000 ton di tahun lalu,” ujarnya di Makassar, Jumat (30/1/2026) dilansir dari Antara.

Baca Juga: 
Syaharuddin Alrif Posting Foto Bareng Surya Paloh, Sinyal Kuat Pergantian Kepemimpinan DPW NasDem Sulsel

Peningkatan produksi tersebut juga ditandai dengan pelaksanaan panen perdana Musim Tanam Pertama (MT I) di Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae.

Panen yang dilakukan bersama Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani, merupakan hasil masa tanam periode Oktober hingga Desember 2025.

Syaharuddin menyebut panen tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah, petani, dan penyuluh pertanian dalam menjaga produktivitas tanaman pangan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sidrap secara simbolis mengoperasikan mesin combine harvester sebagai bagian dari penerapan mekanisasi pertanian guna meningkatkan efisiensi dan mempercepat proses panen.

Dengan capaian tersebut, Pemkab Sidrap menetapkan target produksi gabah yang lebih ambisius pada tahun ini.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/