24 C
Makassar
3 February 2026, 6:51 AM WITA

Polres Bone Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Bahan Makanan di Poltek KP Bone, 43 Saksi Diperiksa

Overview

  • Polres Bone tengah menyidik dugaan korupsi pengadaan bahan makanan taruna di Poltek KP Bone dengan kerugian negara mencapai Rp 1,39 miliar.

  • Proses penyidikan telah memeriksa 43 saksi, termasuk pejabat kampus dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), terkait dua tahap pengadaan pada 2023.

  • Dugaan penyimpangan mencakup tidak terpenuhinya spesifikasi dan volume bahan oleh penyedia, serta tidak dilakukannya pemeriksaan kualitas dan kuantitas oleh PPK.

SulawesiPos.com – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bone tengah menyelidiki dugaan korupsi pengadaan bahan makanan taruna di Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Bone.

Dari hasil audit sementara, kerugian negara diduga mencapai Rp 1,39 miliar.

Poltek KP Bone merupakan perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan yang berlokasi di Kelurahan Wae Tuo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kampus ini berdiri sejak 2016, fokus pada pendidikan teknik budidaya dan kelautan, serta memiliki kurikulum berstandar internasional dengan pendekatan teaching from factory untuk mencetak sumber daya manusia profesional.

Baca Juga: 
BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Sulsel 5 Januari

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, menjelaskan bahwa kasus ini telah memasuki tahap penyidikan. Hingga Senin (26/1/2026), 43 saksi telah diperiksa, termasuk pejabat kampus Poltek KP Bone dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Ada 43 saksi yang sudah kita periksa untuk kelancaran proses penyidikan kasus ini,” katanya kepada wartawan SulawesiPos.com saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (26/1/2026).

Kasus dugaan korupsi ini meliputi dua tahap pengadaan, yakni Januari-Agustus 2023 dan September-Desember 2023.

Penyelidikan kasus ini dimulai pada 21 Maret 2024 dan naik ke tahap penyidikan pada 11 Oktober 2024.

Diketahui, kasus ini bermula ketika Politeknik KP Bone mendapatkan anggaran dari APBN melalui Kementerian Kelautan Perikanan senilai Rp 5.703.522.000 pada Januari-Agustus 2023.

UKPBJ KKP Politeknik KP Bone lalu membuka tender terkait pengadaan bahan makanan dengan pagu anggaran Rp 3.955.754.000.

Overview

  • Polres Bone tengah menyidik dugaan korupsi pengadaan bahan makanan taruna di Poltek KP Bone dengan kerugian negara mencapai Rp 1,39 miliar.

  • Proses penyidikan telah memeriksa 43 saksi, termasuk pejabat kampus dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), terkait dua tahap pengadaan pada 2023.

  • Dugaan penyimpangan mencakup tidak terpenuhinya spesifikasi dan volume bahan oleh penyedia, serta tidak dilakukannya pemeriksaan kualitas dan kuantitas oleh PPK.

SulawesiPos.com – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bone tengah menyelidiki dugaan korupsi pengadaan bahan makanan taruna di Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Bone.

Dari hasil audit sementara, kerugian negara diduga mencapai Rp 1,39 miliar.

Poltek KP Bone merupakan perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan yang berlokasi di Kelurahan Wae Tuo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kampus ini berdiri sejak 2016, fokus pada pendidikan teknik budidaya dan kelautan, serta memiliki kurikulum berstandar internasional dengan pendekatan teaching from factory untuk mencetak sumber daya manusia profesional.

Baca Juga: 
PAK-SULSEL Gugat Penghentian Kasus Dugaan Korupsi Rumah Dinas DPRD Bantaeng 2014-2019 ke Kejagung

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, menjelaskan bahwa kasus ini telah memasuki tahap penyidikan. Hingga Senin (26/1/2026), 43 saksi telah diperiksa, termasuk pejabat kampus Poltek KP Bone dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Ada 43 saksi yang sudah kita periksa untuk kelancaran proses penyidikan kasus ini,” katanya kepada wartawan SulawesiPos.com saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (26/1/2026).

Kasus dugaan korupsi ini meliputi dua tahap pengadaan, yakni Januari-Agustus 2023 dan September-Desember 2023.

Penyelidikan kasus ini dimulai pada 21 Maret 2024 dan naik ke tahap penyidikan pada 11 Oktober 2024.

Diketahui, kasus ini bermula ketika Politeknik KP Bone mendapatkan anggaran dari APBN melalui Kementerian Kelautan Perikanan senilai Rp 5.703.522.000 pada Januari-Agustus 2023.

UKPBJ KKP Politeknik KP Bone lalu membuka tender terkait pengadaan bahan makanan dengan pagu anggaran Rp 3.955.754.000.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/