Blokade Jalan Nasional di Luwu Tengah, 15 Pohon Ditebang Saat Aksi Pemekaran Luwu Raya

Overview

  • Aksi demonstrasi di Luwu Tengah memblokade jalur nasional dengan menebang 15 pohon besar sepanjang perbatasan Luwu Utara hingga Palopo.

  • Ketua Pemuda Muhammadiyah Walenrang Utara, Otang, menyebut jumlah pohon yang ditebang terus bertambah seiring berjalannya aksi.

  • Pemblokadean jalan nasional tersebut membuat arus lalu lintas lumpuh total dan mengganggu mobilitas masyarakat antarkabupaten di Luwu Raya.

SulawesiPos.com – Situasi di wilayah Calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Luwu Tengah kembali memanas pada Senin (26/1/2026) akibat aksi demonstrasi dengan metode lockdown.

Massa aksi memblokade jalur nasional dengan menebang dan menumbangkan pohon-pohon besar di tengah jalan, dari perbatasan Kabupaten Luwu Utara hingga perbatasan Kota Palopo.

“Sebanyak 15 pohon yang tumbang pagi ini. Di Walenrang ada 12 pohon, dan di Walenrang Utara sebanyak 3 pohon,” ungkap Ketua Cabang Pemuda Muhammadiyah Walenrang Utara, Otang dikutip dari JawaPos Group.

Ia menambahkan, jumlah pohon yang ditebang terus meningkat seiring berjalannya aksi demonstrasi.

BACA JUGA: 
Dukungan Provinsi Luwu Raya Viral di Media Sosial, Anggota DPRD Luwu Utara Serahkan Bantuan Rp25 Juta

Pemblokadean ini menyebabkan arus lalu lintas di jalur nasional lumpuh total, sehingga mobilitas masyarakat terganggu, khususnya pengendara antarkabupaten yang melintasi wilayah Luwu Raya.

Overview

  • Aksi demonstrasi di Luwu Tengah memblokade jalur nasional dengan menebang 15 pohon besar sepanjang perbatasan Luwu Utara hingga Palopo.

  • Ketua Pemuda Muhammadiyah Walenrang Utara, Otang, menyebut jumlah pohon yang ditebang terus bertambah seiring berjalannya aksi.

  • Pemblokadean jalan nasional tersebut membuat arus lalu lintas lumpuh total dan mengganggu mobilitas masyarakat antarkabupaten di Luwu Raya.

SulawesiPos.com – Situasi di wilayah Calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Luwu Tengah kembali memanas pada Senin (26/1/2026) akibat aksi demonstrasi dengan metode lockdown.

Massa aksi memblokade jalur nasional dengan menebang dan menumbangkan pohon-pohon besar di tengah jalan, dari perbatasan Kabupaten Luwu Utara hingga perbatasan Kota Palopo.

“Sebanyak 15 pohon yang tumbang pagi ini. Di Walenrang ada 12 pohon, dan di Walenrang Utara sebanyak 3 pohon,” ungkap Ketua Cabang Pemuda Muhammadiyah Walenrang Utara, Otang dikutip dari JawaPos Group.

Ia menambahkan, jumlah pohon yang ditebang terus meningkat seiring berjalannya aksi demonstrasi.

BACA JUGA: 
Diskusi Luwu Raya, Jufri Rahman: Potensi SDA Sangat Mendukung Pemekaran

Pemblokadean ini menyebabkan arus lalu lintas di jalur nasional lumpuh total, sehingga mobilitas masyarakat terganggu, khususnya pengendara antarkabupaten yang melintasi wilayah Luwu Raya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru