Paket jenazah kesembilan lebih dulu ditemukan oleh tim tombak Yonif 433 Kostrad.
“Alhamdulillah, berkat doa seluruh warga Indonesia, hari ini pukul 08.33 Wita kami menerima laporan dari tim tombak Yonif 433 Kostrad bersama tim SAR gabungan telah menemukan paket sembilan,” ujar Dody di Posko AJU, Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Pangkep, Jumat (23/1/2026).
Tak lama berselang, laporan berikutnya masuk setelah koordinat baru dipastikan di lapangan. Paket kesepuluh akhirnya ditemukan oleh tim lain.
“Kemudian pada pukul 08.59 kami mendapat informasi lanjutan, dan dipastikan pada pukul 09.16 WITA paket sepuluh telah ditemukan oleh Tim Elang 5, Yonif 700 Raider Kodam XIV/Hasanuddin, bersama tim SAR gabungan,” jelasnya.
Dengan ditemukannya dua paket terakhir itu, seluruh korban dan benda penting yang berada di dalam pesawat dinyatakan telah berhasil ditemukan.
Operasi pencarian pun resmi ditutup dengan sandi khusus.
“Alhamdulillah, hari ketujuh ini kita bisa menemukan seluruhnya, baik benda penting yang ada di pesawat maupun seluruh korban. Dan hari ini kita gunakan sandi ‘sapu bersih’. Semoga Allah meridai sandi tersebut,” kata Dody.
Evaluasi Operasi dan Apresiasi untuk Warga
Terkait kemungkinan perpanjangan operasi, Komandan Operasi menyebut pencarian telah memasuki hari ketujuh dan dilakukan evaluasi menyeluruh oleh seluruh unsur, baik udara maupun darat.
Keputusan juga mempertimbangkan masukan dari tim DVI serta kondisi kesehatan personel, mengingat tingginya risiko di medan Bulusaraung.
“Perpanjangan operasi bukan keputusan mudah. Personel harus memiliki kemampuan khusus dan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dan sesudah bertugas,” pungkasnya.

