30 C
Makassar
18 January 2026, 15:59 PM WITA

Tim SAR Sebut Sulit Jangkau Lokasi Penemuan Serpihan Pesawat ATR 42-500

Overview:

  • Tim SAR kesulitan menjangkau serpihan pesawat karena medan yang curam dan terjal
  • Serpihan pesawat berada di bawah lereng gunung
  • Tim SAR harus menggunakan teknik khusus untuk menjangkau lokasi puing pesawat

SulawesiPos.com – Tim Search and Rescue (SAR) mengumumkan telah menemukan serpihan pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026).

Lokasi penemuannya berada di kawasan Gunung Bulu Saraung.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan SE.

“Pesawat ditemukan di koordinat 119° 44′ 52,1″ E dan 04° 55 ‘ 45.24″ S. Serpihan terpantau dari carakal 13,” kata Andi Sultan.

Ia mengungkapkan bahwa untuk menjangkau lokasi serpihan yang ditemukan, harus melewati medan curam dan terjal.

“Tim SAR sempat kesulitan menjangkau lokasi serpihan pesawat. Penemuan pesawat dibagian selatan bawah lereng,” ujar Andi Sultan, Minggu (18/1/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi serpihan yang ditemukan sudah tidak utuh.

Untuk menjangkau lokasi tim pencari harus menggunakan teknik air landed.

Sebagai informasi tambahan tim SAR gabungan telah dikerahkan sejak Sabtu, saat pesawat dikabarkan hilang kontak sebelum sampai di Bandara Hasanuddin, Makassar.

Baca Juga: 
Menteri KKP Ungkapkan Alasan Sewa Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros

Pencarian terus dilakukan, hingga berita ini ditayangkan belum ada informasi penemuan penumpang maupun kru pesawat.

Overview:

  • Tim SAR kesulitan menjangkau serpihan pesawat karena medan yang curam dan terjal
  • Serpihan pesawat berada di bawah lereng gunung
  • Tim SAR harus menggunakan teknik khusus untuk menjangkau lokasi puing pesawat

SulawesiPos.com – Tim Search and Rescue (SAR) mengumumkan telah menemukan serpihan pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026).

Lokasi penemuannya berada di kawasan Gunung Bulu Saraung.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan SE.

“Pesawat ditemukan di koordinat 119° 44′ 52,1″ E dan 04° 55 ‘ 45.24″ S. Serpihan terpantau dari carakal 13,” kata Andi Sultan.

Ia mengungkapkan bahwa untuk menjangkau lokasi serpihan yang ditemukan, harus melewati medan curam dan terjal.

“Tim SAR sempat kesulitan menjangkau lokasi serpihan pesawat. Penemuan pesawat dibagian selatan bawah lereng,” ujar Andi Sultan, Minggu (18/1/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi serpihan yang ditemukan sudah tidak utuh.

Untuk menjangkau lokasi tim pencari harus menggunakan teknik air landed.

Sebagai informasi tambahan tim SAR gabungan telah dikerahkan sejak Sabtu, saat pesawat dikabarkan hilang kontak sebelum sampai di Bandara Hasanuddin, Makassar.

Baca Juga: 
Mengenal ATR 42-500, Pesawat Regional Milik IAT yang Hilang Kontak di Maros

Pencarian terus dilakukan, hingga berita ini ditayangkan belum ada informasi penemuan penumpang maupun kru pesawat.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/