24 C
Makassar
18 January 2026, 20:45 PM WITA

Disnakertrans Sulsel Libatkan Ratusan UMKM pada Bulan K3 2026

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bakal mengemas peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2026 dengan pendekatan yang lebih terbuka dan inklusif.

Untuk pertama kalinya, tahun ini ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan dilibatkan secara aktif dalam rangkaian kegiatan Bulan K3.

Langkah ini diambil untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap isu keselamatan kerja yang selama ini identik dengan pabrik, proyek konstruksi, atau perusahaan skala besar.

Padahal, risiko kecelakaan kerja juga tinggi di sektor informal dan usaha kecil yang kerap luput dari perhatian.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel, Jayadi Nas, menyebut pelibatan UMKM sebagai strategi memperluas literasi K3 hingga ke lapisan usaha paling dasar.

“Selama ini K3 sering dianggap urusan industri besar saja. Padahal banyak pekerja informal dan pelaku usaha kecil yang juga mengalami kecelakaan kerja,” kata Jayadi, Jumat (9/1/2026).

Menurutnya, kesadaran K3 harus ditanamkan sejak level paling dasar, pelaku usaha mikro, hingga perusahaan besar agar menjadi kebiasaan, bukan sekadar kewajiban administratif.

Baca Juga: 
Karantina Sulsel Gagalkan Dua Burung Nuri Asal Papua Masuk Makassar Tanpa Dokumen

“Keselamatan dan kesehatan kerja itu dimulai dari diri sendiri, dari usaha kecil, lalu usaha mikro, hingga usaha besar. Jangan hanya melihat yang besarnya saja,” jelasnya.

Peringatan Bulan K3 di Sulsel tahun ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 12 Januari hingga 12 Februari 2026.

Sejumlah kegiatan telah disiapkan, mulai dari program Anti Mager, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pameran UMKM, seminar nasional, hingga upacara puncak Bulan K3.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bakal mengemas peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2026 dengan pendekatan yang lebih terbuka dan inklusif.

Untuk pertama kalinya, tahun ini ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan dilibatkan secara aktif dalam rangkaian kegiatan Bulan K3.

Langkah ini diambil untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap isu keselamatan kerja yang selama ini identik dengan pabrik, proyek konstruksi, atau perusahaan skala besar.

Padahal, risiko kecelakaan kerja juga tinggi di sektor informal dan usaha kecil yang kerap luput dari perhatian.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel, Jayadi Nas, menyebut pelibatan UMKM sebagai strategi memperluas literasi K3 hingga ke lapisan usaha paling dasar.

“Selama ini K3 sering dianggap urusan industri besar saja. Padahal banyak pekerja informal dan pelaku usaha kecil yang juga mengalami kecelakaan kerja,” kata Jayadi, Jumat (9/1/2026).

Menurutnya, kesadaran K3 harus ditanamkan sejak level paling dasar, pelaku usaha mikro, hingga perusahaan besar agar menjadi kebiasaan, bukan sekadar kewajiban administratif.

Baca Juga: 
Waspada Hujan dan Angin Kencang Hari Ini di Sejumlah Wilayah Sulsel

“Keselamatan dan kesehatan kerja itu dimulai dari diri sendiri, dari usaha kecil, lalu usaha mikro, hingga usaha besar. Jangan hanya melihat yang besarnya saja,” jelasnya.

Peringatan Bulan K3 di Sulsel tahun ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 12 Januari hingga 12 Februari 2026.

Sejumlah kegiatan telah disiapkan, mulai dari program Anti Mager, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pameran UMKM, seminar nasional, hingga upacara puncak Bulan K3.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/