Menurutnya, penunjukan Essau menjabat kepala inspektorat menjadi bukti dan Dray di posisi Kepala DLH menunjukkan, bahwa Bupati mengutamakan kualitas.
Essau merupakan pejabat yang berpengalaman dibidang auditor dan merupakan pejabat senior di inspektorat Daerah.
Sementara Dray adalah pejabat yang sudah mengisi beberapa jabatan eselon II sejak pemerintahan H Andi Fahsar M Padjalangi.
Bupati Bone menegaskan, penempatan pejabat berdasarkan kompetensi dan kinerja.
“Kita tidak melihat agama dan suku. Selama berkinerja baik, kompeten, kita beri jabatan. Ini semua untuk menghadirkan birokrasi yang unggul di Bone,” kata Andi Asman.
Sebaliknya, ketegasan juga diperlihatkan. Bupati tak segan menggeser pejabat yang dianggap tidak berkinerja baik.
Bahkan ada beberapa pejabat yang di demosi karena tidak menjalankan tugas dengan baik serta tidak beretika dan disiplin.
“Yang berkinerja baik kita berikan apresiasi dan sebaliknya yang tidak berkinerja, mohon maaf kita geser. Komitmen kami adalah bekerja untuk masyarakat, menghadirkan pemerintahan yang melayani,” tutup bupati. (kar/tar)

