23 C
Makassar
18 January 2026, 22:31 PM WITA

KKLR: HJL dan HPRL 2026 sebagai Momentum Percepatan Terwujudnya Provinsi Luwu Raya

Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPW KKLR) Sulawesi Selatan secara resmi memantapkan langkah untuk mendorong percepatan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Aspirasi besar tersebut dijadikan agenda utama dalam pertemuan silaturahmi sekaligus rapat kerja pengurus yang berlangsung di Sekretariat baru KKLR Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, pada Sabtu (03/01/2026).

Pertemuan ini menjadi sangat istimewa karena dirangkaikan dengan peresmian penggunaan gedung sekretariat yang baru saja rampung direnovasi.

Gedung ini diharapkan menjadi pusat komando dan wadah pemersatu bagi seluruh elemen masyarakat Luwu di perantauan maupun di kampung halaman.

Suasana kekeluargaan terasa kental saat para tokoh Wija to Luwu menyantap hidangan khas Tana Luwu seperti kapurung, lawa, parede, dan dange sebelum memulai pembahasan strategis mengenai masa depan wilayah mereka.

Ketua BPW KKLR Sulsel, Ir. Hasbi Syamsu Ali, yang memimpin jalannya rapat menekankan bahwa peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) tahun 2026 yang akan dipusatkan di Kota Palopo pada 19-24 Januari mendatang, tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan.

Baca Juga: 
Mutasi Besar di Bone, Evaluasi Kinerja Pejabat Libatkan Tim Independen

Baginya, momentum ini memiliki nilai politis dan historis yang sangat kuat untuk menyuarakan kembali kemandirian wilayah.

“Pada prinsipnya, KKLR Sulsel merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari agenda tahunan bersejarah ini. Karena itu, kita akan berpartisipasi aktif dalam sejumlah kegiatan HJL dan HPRL di Palopo,” ungkap Hasbi.

Hasbi menegaskan bahwa target utama dari penguatan semangat ini adalah terealisasinya pemekaran wilayah yang sudah lama diperjuangkan.

“Momentum HJL–HPRL tahun ini harus mampu menguatkan perjuangan kita selama ini, yakni mewujudkan Provinsi Luwu Raya, yang diawali dengan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah,” tegasnya dengan penuh optimisme.

Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPW KKLR) Sulawesi Selatan secara resmi memantapkan langkah untuk mendorong percepatan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Aspirasi besar tersebut dijadikan agenda utama dalam pertemuan silaturahmi sekaligus rapat kerja pengurus yang berlangsung di Sekretariat baru KKLR Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, pada Sabtu (03/01/2026).

Pertemuan ini menjadi sangat istimewa karena dirangkaikan dengan peresmian penggunaan gedung sekretariat yang baru saja rampung direnovasi.

Gedung ini diharapkan menjadi pusat komando dan wadah pemersatu bagi seluruh elemen masyarakat Luwu di perantauan maupun di kampung halaman.

Suasana kekeluargaan terasa kental saat para tokoh Wija to Luwu menyantap hidangan khas Tana Luwu seperti kapurung, lawa, parede, dan dange sebelum memulai pembahasan strategis mengenai masa depan wilayah mereka.

Ketua BPW KKLR Sulsel, Ir. Hasbi Syamsu Ali, yang memimpin jalannya rapat menekankan bahwa peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) tahun 2026 yang akan dipusatkan di Kota Palopo pada 19-24 Januari mendatang, tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan.

Baca Juga: 
Hujan Berpotensi Terjadi Seharian Besok 15 Januari

Baginya, momentum ini memiliki nilai politis dan historis yang sangat kuat untuk menyuarakan kembali kemandirian wilayah.

“Pada prinsipnya, KKLR Sulsel merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari agenda tahunan bersejarah ini. Karena itu, kita akan berpartisipasi aktif dalam sejumlah kegiatan HJL dan HPRL di Palopo,” ungkap Hasbi.

Hasbi menegaskan bahwa target utama dari penguatan semangat ini adalah terealisasinya pemekaran wilayah yang sudah lama diperjuangkan.

“Momentum HJL–HPRL tahun ini harus mampu menguatkan perjuangan kita selama ini, yakni mewujudkan Provinsi Luwu Raya, yang diawali dengan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah,” tegasnya dengan penuh optimisme.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/