23 C
Makassar
18 January 2026, 22:36 PM WITA

KKLR: HJL dan HPRL 2026 sebagai Momentum Percepatan Terwujudnya Provinsi Luwu Raya

Untuk menyukseskan visi tersebut, KKLR Sulsel telah menyiapkan rangkaian agenda besar. Salah satu pilar utamanya adalah Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-2 Wija to Luwu yang dijadwalkan pada Selasa, 20 Januari 2026.

Forum ini akan mempertemukan para tokoh intelektual, pengusaha, dan birokrat asal Luwu dari seluruh penjuru nusantara untuk menyamakan persepsi mengenai pembentukan provinsi baru.

Selain itu, sentuhan nyata bagi ekonomi kerakyatan juga disiapkan melalui gelaran Pasar Rakyat yang bekerja sama dengan Universitas Andi Djemma (Unanda) pada 21-22 Januari 2026.

Berlokasi tepat di area depan Istana Kedatuan Luwu, kegiatan ini dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha lokal.

“Ini adalah kesempatan bagi KKLR untuk berbuat sesuatu yang lebih bermakna dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Luwu Raya,” tambah Hasbi.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap marwah perjuangan, rangkaian acara akan dibuka dengan ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Datu Andi Djemma di Taman Makam Pahlawan (TMP) Makassar pada Senin, 19 Januari 2026 pagi.

Langkah ini diambil untuk mengingatkan kembali generasi muda akan jati diri dan semangat pantang menyerah rakyat Luwu.

Baca Juga: 
Viral Video Dugaan Penampungan BBM di SPBU Jatia Bantaeng, Warga Keluhkan Alasan Jaringan Bermasalah

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran elite organisasi, mulai dari Sekretaris BPW KKLR Sulsel Asri Tadda hingga para ketua bidang.

Dari tingkat pusat (BPP KKLR), hadir pula Wakil Ketua Umum Dr. Abd Talib Mustafa yang juga merupakan Koordinator Wilayah Indonesia Timur, serta Bachrianto Bachtiar, Baharuddin Solongi, dan Syahruddin Hamun.

Kehadiran sejumlah tokoh lainnya seperti Ketua BPD KKLR Palopo Ir. Jamaluddin Nawir, Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) dr. Abdul Rahman, pengusaha Ir. H. Isrullah, dan anggota DPRD Sulsel Hj. Asni, semakin mengukuhkan soliditas KKLR Sulsel sebagai motor penggerak utama perjuangan aspiratif masyarakat Luwu Raya di tahun 2026. (amh)

Untuk menyukseskan visi tersebut, KKLR Sulsel telah menyiapkan rangkaian agenda besar. Salah satu pilar utamanya adalah Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-2 Wija to Luwu yang dijadwalkan pada Selasa, 20 Januari 2026.

Forum ini akan mempertemukan para tokoh intelektual, pengusaha, dan birokrat asal Luwu dari seluruh penjuru nusantara untuk menyamakan persepsi mengenai pembentukan provinsi baru.

Selain itu, sentuhan nyata bagi ekonomi kerakyatan juga disiapkan melalui gelaran Pasar Rakyat yang bekerja sama dengan Universitas Andi Djemma (Unanda) pada 21-22 Januari 2026.

Berlokasi tepat di area depan Istana Kedatuan Luwu, kegiatan ini dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha lokal.

“Ini adalah kesempatan bagi KKLR untuk berbuat sesuatu yang lebih bermakna dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Luwu Raya,” tambah Hasbi.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap marwah perjuangan, rangkaian acara akan dibuka dengan ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Datu Andi Djemma di Taman Makam Pahlawan (TMP) Makassar pada Senin, 19 Januari 2026 pagi.

Langkah ini diambil untuk mengingatkan kembali generasi muda akan jati diri dan semangat pantang menyerah rakyat Luwu.

Baca Juga: 
Badan Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak Ditemukan di Puncak Bulusaraung Maros

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran elite organisasi, mulai dari Sekretaris BPW KKLR Sulsel Asri Tadda hingga para ketua bidang.

Dari tingkat pusat (BPP KKLR), hadir pula Wakil Ketua Umum Dr. Abd Talib Mustafa yang juga merupakan Koordinator Wilayah Indonesia Timur, serta Bachrianto Bachtiar, Baharuddin Solongi, dan Syahruddin Hamun.

Kehadiran sejumlah tokoh lainnya seperti Ketua BPD KKLR Palopo Ir. Jamaluddin Nawir, Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) dr. Abdul Rahman, pengusaha Ir. H. Isrullah, dan anggota DPRD Sulsel Hj. Asni, semakin mengukuhkan soliditas KKLR Sulsel sebagai motor penggerak utama perjuangan aspiratif masyarakat Luwu Raya di tahun 2026. (amh)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/