Ia menegaskan, meski Bone Fun Run merupakan agenda pemerintah daerah, keikutsertaan aparatur sipil negara (ASN) tidak bersifat wajib.
“Sudah ada surat kami sampaikan ke OPD-OPD soal kegiatan itu. Kami pada dasarnya hanya berharap jajarannya bisa ikut ambil bagian. Tapi ingat, ini bukan paksaan. Yang berkeinginan saja,” ujarnya.
A Saharuddin menambahkan, kegiatan Bone Fun Run 2026 juga dibuka untuk masyarakat umum tanpa batasan khusus.
“Tentu dengan memenuhi persyaratan-persyaratan yang sudah dibuat panitia. Samalah dengan event sejenis yang sering dilaksanakan di Kota Watampone,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Bone berharap partisipasi berbagai kalangan dapat semakin menyemarakkan peringatan Hari Jadi Bone yang digelar setiap tahun. (kar/tar)

