SulawesiPos.com – Veda Ega Pratama harus menerima kenyataan start dari baris belakang usai menutup kualifikasi Moto3 Inggris 2026 di posisi ke-16 pada Sirkuit Silverstone, Sabtu, 8 Agustus 2026. Hasil ini membuat balapan di Silverstone berubah menjadi ujian berat bagi pembalap muda asal Gunungkidul itu, padahal sehari sebelumnya ia sempat memperlihatkan laju menjanjikan dengan menembus tiga besar sesi practice.
Veda mencatat lap terbaik 2 menit 10,910 detik pada Q2.
Waktu itu membuat rider Honda Team Asia terpaut 1,784 detik dari pole position milik pembalap tuan rumah Scott Ogden yang mengukir 2 menit 09,126 detik.
Sementara itu, Hakim Danish menutup kualifikasi di posisi kesembilan setelah membukukan 2 menit 09,977 detik.
Perubahan posisi start ini terasa kontras jika menilik perjalanan Veda sejak Jumat, 7 Agustus 2026.
Pada free practice pertama, ia langsung tampil kompetitif dengan finis keenam lewat catatan 2 menit 11,085 detik.
Kecepatan rata-ratanya saat itu tercatat 161,785 km/jam dengan speed trap 232 km/jam.
Veda lalu naik tajam pada sesi practice yang menjadi penentu tiket langsung ke Q2.
Ia menembus posisi ketiga dengan waktu 2 menit 09,639 detik, hanya terpaut 0,071 detik dari pemuncak sesi Valentin Perrone.
Pada sesi ini, kecepatan rata-rata Veda meningkat menjadi 163,589 km/jam dengan speed trap 235 km/jam, salah satu sinyal kuat bahwa ia sempat nyaman dengan karakter Silverstone.
Namun, kecepatan itu tidak sepenuhnya terulang saat perebutan grid start.
Dalam Q2, Veda justru turun ke posisi ke-16 dengan lap 2 menit 10,910 detik, kecepatan rata-rata 162,001 km/jam, dan speed trap 230 km/jam.
Penurunan itu membuatnya harus memulai balapan dari kelompok belakang di lintasan yang menuntut timing bersih, slipstream tepat, dan duel rapat sejak lap awal.
Di sisi lain, Hakim Danish menunjukkan jalur yang lebih stabil pada Sabtu.
Pembalap Malaysia itu lebih dulu menjadi yang tercepat di Q1 dengan 2 menit 09,693 detik sebelum melanjutkan momentumnya ke Q2 dan mengunci posisi start kesembilan.
Hasil itu memberi Danish pijakan lebih baik dibanding Veda untuk bertarung di rombongan depan sejak lampu padam.
Bagi Veda, tantangan terbesar kini bukan sekadar mengejar catatan waktu, tetapi menata balapan agar tidak terjebak terlalu lama di tengah pack.
Silverstone sempat memberi harapan besar setelah performa Jumat, tetapi hasil kualifikasi menempatkan rider Indonesia itu pada skenario yang lebih rumit menjelang race Moto3 Inggris 2026.
Sirkuit Silverstone • Sabtu, 8 Agustus 2026
1. Scott Ogden — CIP Green Power — 2:09.126
2. Adrián Cruces — CIP Green Power — 2:09.400 (+0.274)
3. Valentín Perrone — Red Bull KTM Tech3 — 2:09.458 (+0.332)
4. David Almansa — Liqui Moly Dynavolt Intact GP — 2:09.461 (+0.335)
5. Álvaro Carpe — Red Bull KTM Ajo — 2:09.585 (+0.459)
6. Adrián Fernández — Leopard Racing — 2:09.843 (+0.717)
7. Brian Uriarte — Red Bull KTM Ajo — 2:09.851 (+0.725)
8. Cormac Buchanan — CODE Motorsports — 2:09.891 (+0.765)
9. Hakim Danish — AEON Credit – MT Helmets – MSi — 2:09.977 (+0.851)
10. Joel Kelso — GRYD – MLav Racing — 2:09.977 (+0.851)
11. Max Quiles — CFMoto Gaviota Aspar Team — 2:10.333 (+1.207)
12. Ryusei Yamanaka — AEON Credit – MT Helmets – MSi — 2:10.412 (+1.286)
13. Joel Esteban — Level Up MTA — 2:10.448 (+1.322)
14. José Antonio Rueda — Liqui Moly Dynavolt Intact GP — 2:10.553 (+1.427)
15. Eddie O’Shea — GRYD – MLav Racing — 2:10.625 (+1.499)
16. Veda Ega Pratama — Honda Team Asia — 2:10.910 (+1.784)
17. Matteo Bertelle — Level Up MTA — 2:11.093 (+1.967)
18. Casey O’Gorman — SIC58 Squadra Corse — 2:11.121 (+1.995)
19. Rico Salmela — Red Bull KTM Tech3 — 2:11.208 (+2.082)
20. Tatsuki Suzuki — Leopard Racing — 2:11.335 (+2.209)
21. Luca Lunetta — Rivacold Snipers Team — 2:11.642 (+2.516)
22. Nicola Carraro — Rivacold Snipers Team — 2:11.879 (+2.753)
23. Leonardo Abruzzo — BOE Motorsports — 2:12.465 (+3.339)
24. Leo Rammerstorfer — SIC58 Squadra Corse — 2:12.886 (+3.760)
25. Noah Dettwiler — CFMoto Gaviota Aspar Team — 2:13.114 (+3.988)
26. Marcos Uriarte — BOE Motorsports — 2:13.447 (+4.321)