Janice Tjen Ukir Sejarah di Wimbledon, Erick Thohir: Indonesia Kembali Mencatat Sejarah

SulawesiPos.com – Janice Tjen mencatat kemenangan bersejarah pada babak utama Wimbledon 2026 setelah menundukkan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez, dengan skor 6-1, 7-6(3) di All England Club, London, Selasa, 30 Juni 2026 WIB.

Kemenangan itu mengakhiri penantian 22 tahun tunggal putri Indonesia untuk kembali menang di panggung utama Grand Slam lapangan rumput tersebut.

Respons resmi datang dari Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Melalui akun media sosial resminya, Erick menulis, “Setelah penantian 22 tahun, Indonesia kembali mencatat sejarah di Grand Slam Wimbledon.”

Pernyataan itu muncul setelah Janice memastikan diri melaju ke babak kedua dalam debutnya di Wimbledon.

Berdasarkan draw resmi Wimbledon, petenis Indonesia itu menyingkirkan Fernandez dalam dua set langsung dan menjaga catatan sempurna 3-0 atas finalis US Open 2021 tersebut.

Kemenangan Bersejarah Janice Tjen

Sebelum Janice, petenis tunggal Indonesia terakhir yang tampil di babak utama Wimbledon adalah Angelique Widjaja pada edisi 2004.

BACA JUGA:  Sabalenka Kian Tak Terbendung di Miami Open 2026, Rybakina Tersingkir Dua Set Langsung

Karena itu, kemenangan Janice atas Fernandez langsung menempatkannya dalam catatan penting tenis Indonesia, bukan hanya karena lolos ke putaran kedua, tetapi juga karena dicapai saat menghadapi pemain unggulan.

Janice tampil dominan sepanjang laga. Ia membukukan enam ace tanpa double fault, mencatatkan 24 winner, serta hanya membuat 10 unforced error.

Efektivitas itu ikut terlihat saat dia memenangi tiga dari sembilan peluang break point yang didapatkan sepanjang pertandingan.

Fokus ke Laga Berikutnya

Sebelum turnamen dimulai, Janice juga sempat menegaskan arti penting penampilannya di Wimbledon.

Ia menyebut kesempatan tampil di turnamen itu sangat istimewa karena datang sambil membawa nama Indonesia di level tertinggi tenis dunia.

Usai kemenangan atas Fernandez, fokus Janice langsung bergeser ke babak berikutnya.

Laporan resmi hasil undian Wimbledon menempatkan dia berhadapan dengan Daria Kasatkina pada putaran kedua, saat peluang untuk memperpanjang langkah bersejarahnya tetap terbuka.

Selain tampil pada nomor tunggal, Janice juga dijadwalkan turun di sektor ganda bersama Aldila Sutjiadi. Pasangan Indonesia itu akan menghadapi Harriet Dart/Maia Lumsden pada babak pertama.

BACA JUGA:  PSSI Pusat Gelar Rapat Darurat, Siap Tindak Tegas Kekerasan di Liga 4 Jateng & Jatim

SulawesiPos.com – Janice Tjen mencatat kemenangan bersejarah pada babak utama Wimbledon 2026 setelah menundukkan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez, dengan skor 6-1, 7-6(3) di All England Club, London, Selasa, 30 Juni 2026 WIB.

Kemenangan itu mengakhiri penantian 22 tahun tunggal putri Indonesia untuk kembali menang di panggung utama Grand Slam lapangan rumput tersebut.

Respons resmi datang dari Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Melalui akun media sosial resminya, Erick menulis, “Setelah penantian 22 tahun, Indonesia kembali mencatat sejarah di Grand Slam Wimbledon.”

Pernyataan itu muncul setelah Janice memastikan diri melaju ke babak kedua dalam debutnya di Wimbledon.

Berdasarkan draw resmi Wimbledon, petenis Indonesia itu menyingkirkan Fernandez dalam dua set langsung dan menjaga catatan sempurna 3-0 atas finalis US Open 2021 tersebut.

Kemenangan Bersejarah Janice Tjen

Sebelum Janice, petenis tunggal Indonesia terakhir yang tampil di babak utama Wimbledon adalah Angelique Widjaja pada edisi 2004.

BACA JUGA:  Atlet Indonesia Diguyur Bonus Rp365 Miliar Usai Gemilang di ASEAN Para Games 2026

Karena itu, kemenangan Janice atas Fernandez langsung menempatkannya dalam catatan penting tenis Indonesia, bukan hanya karena lolos ke putaran kedua, tetapi juga karena dicapai saat menghadapi pemain unggulan.

Janice tampil dominan sepanjang laga. Ia membukukan enam ace tanpa double fault, mencatatkan 24 winner, serta hanya membuat 10 unforced error.

Efektivitas itu ikut terlihat saat dia memenangi tiga dari sembilan peluang break point yang didapatkan sepanjang pertandingan.

Fokus ke Laga Berikutnya

Sebelum turnamen dimulai, Janice juga sempat menegaskan arti penting penampilannya di Wimbledon.

Ia menyebut kesempatan tampil di turnamen itu sangat istimewa karena datang sambil membawa nama Indonesia di level tertinggi tenis dunia.

Usai kemenangan atas Fernandez, fokus Janice langsung bergeser ke babak berikutnya.

Laporan resmi hasil undian Wimbledon menempatkan dia berhadapan dengan Daria Kasatkina pada putaran kedua, saat peluang untuk memperpanjang langkah bersejarahnya tetap terbuka.

Selain tampil pada nomor tunggal, Janice juga dijadwalkan turun di sektor ganda bersama Aldila Sutjiadi. Pasangan Indonesia itu akan menghadapi Harriet Dart/Maia Lumsden pada babak pertama.

BACA JUGA:  DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan Amunisi

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru