SulawesiPos.com – Pengundian grup ajang AVC Women’s Cup 2026 akhirnya resmi diumumkan.
Turnamen ini akan digelar di Candon City, Filipina pada 6–14 Juni 2026.
Kompetisi ini menjadi babak baru bagi voli Asia setelah bertransformasi dari AVC Women’s Challenge Cup, dengan level persaingan yang kini jauh lebih kompetitif.
Indonesia Masuk Pool B, Tantangan Berat Menanti
Timnas voli putri Indonesia dipastikan tergabung di Pool B, bersama negara-negara kuat:
- Vietnam
- Kazakhstan
- Iran
- Hong Kong
- Lebanon
Grup ini langsung disebut sebagai “grup neraka” karena dihuni tim-tim dengan kekuatan merata dan pengalaman internasional yang solid.
Vietnam dan Kazakhstan diprediksi menjadi lawan terberat, sementara Iran juga dikenal memiliki perkembangan pesat di sektor voli putri.
Pool A Tak Kalah Sengit
Sementara itu, Pool A juga diisi tim-tim kuat Asia:
- Filipina
- Taiwan
- Korea Selatan
- Kirgizstan
- Australia
- Uzbekistan
Korea Selatan dan tuan rumah Filipina diprediksi akan mendominasi persaingan di grup ini.
Format Turnamen: Ketat dan Menentukan
Turnamen akan menggunakan sistem round robin, di mana setiap tim saling bertemu dalam satu grup.
Hanya dua tim teratas dari masing-masing pool yang berhak melaju ke babak semifinal.
Artinya, setiap pertandingan akan menjadi sangat krusial.
Satu kekalahan saja bisa berdampak besar terhadap peluang lolos.
Peluang Indonesia: Bisa Buat Kejutan?
Meski tergabung di grup berat, Indonesia tetap memiliki peluang untuk menciptakan kejutan.
Dengan perkembangan performa dalam beberapa tahun terakhir, skuad Merah Putih dinilai mampu bersaing, terutama jika mampu tampil konsisten sejak laga awal.
Kunci utama Indonesia adalah:
- Konsistensi permainan
- Minim kesalahan sendiri
- Mental bertanding saat menghadapi tim kuat
Jika mampu mencuri poin dari tim unggulan, peluang lolos ke semifinal tetap terbuka.
Kesimpulan
Drawing AVC Women’s Cup 2026 menghadirkan persaingan sengit sejak fase grup.
Indonesia di Pool B harus bekerja ekstra keras untuk bisa melangkah ke semifinal.
Turnamen ini dipastikan menjadi panggung penting bagi kebangkitan voli putri Asia dan kesempatan emas bagi Indonesia untuk membuktikan diri di level internasional.

