SulawesiPos.com – Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, pasrah menerima hukuman long-lap penalty pada balapan MotoGP Amerika di Circuit of the Americas atau COTA, Minggu (29/3/2026) dini hari WIB.
Hukuman itu lahir dari aksinya yang membuat pembalap Pertamina Enduro VR46 Fabio Di Giannantonio ikut terjatuh dan gagal melanjutkan balapan.
Insiden antara Marc Marquez dengan Fabio Di Giannatonio terjadi di lap pertama Sprint Race MotoGP Amerika.
Marc Marquez saat itu berada di posisi keempat. Ia sangat bernafsu merangsek ke depan dengan menyalip Fabio Di Gianantonio yang ada di depannya.
Masih di lap pertama di ujung tikungan, Marc Marquez menyalip dari dalam. Posisi itu sendiri sangat sulit, karena tikungan sangat tajam.
Saat berhasikl mendahului Fabio Di Giannantonio, motor Marc Marquez tidak berbelok mengikuti alur tikungan. Motornya justru lurus ke depan mengarah ke luar lintasan.
Saat mencoba mengerem, motor Marc Marquez akhirnya selip. Ia pun terjatuh.
Sial bagi Fabio Di Giannantonio yang berada di belakangnya. Ia tak bisa lagi menghindar sehingga membentur motor Marc Marquez, lalu ikut terjatuh.
Meski berhasil bangkit dan melanjutkan balapan, namun kondisi motor yang tidak memungkinkan lagi membuat Fabio Di Gianantonio masuk garasi.
Steward FIM yang mempelajari insiden itu seusai balapan kemudian menjatuhkan hukuman long lap penalty untuk Marc Marquez yang dinilai membalap dengan tidak bertanggung jawab sehingga mengakibatkan kecelakaan bagi pembalap lain.
Putusan Steward FIM menyatakan Marc Marquez “menyebabkan kecelakaan, yang melibatkan pembalap #49” dan karena itu mendapat penalti long lap untuk balapan grand prix berikutnya.
Marc Marquez Mengaku Salah
Kalau menilik pengakuan Marc Marquez, kecelakaan itu diakui kesalahannya. Ia mengaku terperangkap oleh slipstream dari pembalap di depannya di lintasan lurus panjang.
Sehingga, ketika memasuki tikungan tajam, ia tidak bisa mengendalikan motornya dengan cepat. Saat hendak menikung, ban motornya pun selip.
Sebelum pengumuman resmi dari Race Direction, Marc Marquez sudah pasrah jika ia harus dihukum atas insiden tersebut.
Hukuman untuk Marco Bezzechi
Sebelumnya, pada hari itu, Marco Bezzecchi dan Luca Marini masing-masing mendapat penalti dua posisi di grid start untuk balapan hari Minggu setelah ‘berkendara lambat’ dan mengganggu Marquez di kualifikasi.
Insiden itu terjadi di Tikungan 12 yang sama ketika Marquez kemudian bertabrakan dengan di Giannantonio di balapan Sprint.
Pada balapan Sprint, Marco Bezzecchi terjatuh dari posisi kedua di akhir balapan. Hal itu membuatnya kehilangan posisi puncak klasemen dari rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin, yang akhirnya memenangi balapan Sprint itu.*

