Detik Demi Detik Veda Ega Pratama Menyalip Tujuh Pembalap Senior dan Raih Podium Moto3 Brazil

SulawesiPos.com – Inilah momen gila sekaligus membanggakan. Yakni, detik demi detik pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama melibas lima pembalap senior di depannya untuk meriah podium di Moto3 Brazil musim 2026, Minggu (22/3/2026) malam WIB.

Sejatinya, Veda Pratama start dari posisi 4 saat balapan dimulai. Meski sempat merangsek ke posisi 3, namun itu tak berlangsung lama.

Perlahan, Veda Pratama tercecer ke belakang hingga pada lap 14 hanya mampu berada di posisi 10.

Veda Pratama malah berada di belakang pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang menempati posisi 9.

Namun, balapan tiba-tiba dihentikan. Race Direction mengibarkan bendera merah atau red flag setelah sejumlah pembalap mengalami kecelakaan.

Balapan diulang untuk 5 lap dan posisi para pembalap sesuai posisi terakhir di lap 14.

Artinya, Veda Pratama start dari posisi 10.

Namun, di sinilah kegilaan itu muncul.

Langsung Posisi 8

Begitu start dimulai, Veda yang pada balapan pertama seperti kehilangan agresivitasnya sehingga sering kali disalip dengan mudah oleh pembalap lain, kali ini tampil memukau.

BACA JUGA: 
Veda Ega Pratama Belum Panas tapi Mampu Asapi Pembalap Malaysia di Test Moto3 Jerez

Veda Pratama langsung melesat ke posisi 8 seusai start. Ini berarti ada tujuh pembalap di depannya, dan semua pembalap senior. Hanya Veda yang merupakan rookie di delapan besar itu.

Posisi 7

Tak tubuh waktu lama di lap pertama, Veda menyalip pembalap Argentina Valentine Perrone untuk menduduki posisi 7.

Masih di lap pertama, yang menjadi target Veda Pratama berikutnya adalah pembalap Finlandia Rico Salmela yang berada di posisi 6.

Di sinilah kelihatan gaya balap Veda Pratama yang asli, yang tidak terlihat saat balapan pertama. Kali ini ia tampil ngotot dan agresif.

Veda sempat tertinggal dari enam pembalap di depannya. Tapi, dia begitu gigih mengejar sehingga bisa masuk dalam rombongan tujuh pembalap terdepan.

Di lap pertama itu, Veda Pratama gagal menyalip Rico Salmela yang berhasil naik ke posisi 5 dengan menyalip pembalap Spanyol Adrian Fernandez.

Posisi 6

Memasuki lap 2, Veda Pratama sukses mendahului Adrian Fernandez sehingga kini diposisi 6. Ia mengejar Rico Salmela lagi yang ada di posisi 5.

BACA JUGA: 
Veda Ega Pratama Disponsori Red Bull, Sinyal KTM Tak Pernah Patah Hati Merekrut si Anak Gunungkidul

Pada percobaan pertama, Veda Pratama nyaris menyalip. Kedua pembalap sudah side by side. Namun, Rico Salmela berada di posisi menguntungkan jelang tikungan. Veda untuk sementara gagal.

Posisi 5

Namun, di lap ketiga, Veda Pratama tidak mau melepas kesempatan lagi. Ia kembali menyerang dari sisi dalam Rico Salmela. Kali ini, ia berhasil. Veda sudah di posisi 5.

Masih di lap ketiga, dan tak butuh waktu lama setelah menyalip Rico Salmela, kini Veda menyerang pembalap Italia yang di depannya, Guido Pini, untuk mengambil posisi 4.

Posisi 4

Overtake yang dilakukan Veda Pratama sangat indah. Ia mengambil posisi dari kanan dan kemudian tak memberi ruang bagi Guido Pini untuk mengembalikan posisinya. Posisi 4 sudah di tangan.

Dengan dua lap tersisa, Veda Pratama terus menyerang. Pembalap yang menjadi targetnya kali ini adalah pembalap Spanyol, Alvaro Carpe.

Veda yang berada pada jarak yang cukup jauh dari Alvaro Carpe terus mengejar.

BACA JUGA: 
Bukti Veda Ega Pratama Bukan Pembalap Kaleng-kaleng, Sponsor Mulai Berdatangan di Kelas Moto3

Posisi 3

Pada lap 5 atau lap terakhir, Veda tak memberi ampun. Ia meyalip Alvaro Carpe dari sisi dalam. Pembalap Spanyol itu terlihat kaget dan terpaksa mengangkat kaki kiri untuk menjaga keseimbangan.

Kini Veda di posisi 3 atau posisi podium.

Menjelang garis finish, Veda Pratama menjaga jarak dari pembalap di belakangnya.

Namun, Veda sudah tidak mungkin mengejar pembalap di depannya, Maximo Quiles dan Marco Morelli.

Dan, akhirnya, sejarah itu tercipta di Moto3 Brazil 2026. Untuk pertama kalinya, pembalap Indonesia meraih podium di kelas grand prix.

Gila. Veda Pratama memang gila. Tapi, membanggakan.*

SulawesiPos.com – Inilah momen gila sekaligus membanggakan. Yakni, detik demi detik pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama melibas lima pembalap senior di depannya untuk meriah podium di Moto3 Brazil musim 2026, Minggu (22/3/2026) malam WIB.

Sejatinya, Veda Pratama start dari posisi 4 saat balapan dimulai. Meski sempat merangsek ke posisi 3, namun itu tak berlangsung lama.

Perlahan, Veda Pratama tercecer ke belakang hingga pada lap 14 hanya mampu berada di posisi 10.

Veda Pratama malah berada di belakang pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang menempati posisi 9.

Namun, balapan tiba-tiba dihentikan. Race Direction mengibarkan bendera merah atau red flag setelah sejumlah pembalap mengalami kecelakaan.

Balapan diulang untuk 5 lap dan posisi para pembalap sesuai posisi terakhir di lap 14.

Artinya, Veda Pratama start dari posisi 10.

Namun, di sinilah kegilaan itu muncul.

Langsung Posisi 8

Begitu start dimulai, Veda yang pada balapan pertama seperti kehilangan agresivitasnya sehingga sering kali disalip dengan mudah oleh pembalap lain, kali ini tampil memukau.

BACA JUGA: 
Veda Ega Pratama Berangkat ke Barcelona Sebelum Balapan Moto3

Veda Pratama langsung melesat ke posisi 8 seusai start. Ini berarti ada tujuh pembalap di depannya, dan semua pembalap senior. Hanya Veda yang merupakan rookie di delapan besar itu.

Posisi 7

Tak tubuh waktu lama di lap pertama, Veda menyalip pembalap Argentina Valentine Perrone untuk menduduki posisi 7.

Masih di lap pertama, yang menjadi target Veda Pratama berikutnya adalah pembalap Finlandia Rico Salmela yang berada di posisi 6.

Di sinilah kelihatan gaya balap Veda Pratama yang asli, yang tidak terlihat saat balapan pertama. Kali ini ia tampil ngotot dan agresif.

Veda sempat tertinggal dari enam pembalap di depannya. Tapi, dia begitu gigih mengejar sehingga bisa masuk dalam rombongan tujuh pembalap terdepan.

Di lap pertama itu, Veda Pratama gagal menyalip Rico Salmela yang berhasil naik ke posisi 5 dengan menyalip pembalap Spanyol Adrian Fernandez.

Posisi 6

Memasuki lap 2, Veda Pratama sukses mendahului Adrian Fernandez sehingga kini diposisi 6. Ia mengejar Rico Salmela lagi yang ada di posisi 5.

BACA JUGA: 
Veda Ega Pratama Menempel Ketat Papan Atas Hasil Practice Moto3 Thailand

Pada percobaan pertama, Veda Pratama nyaris menyalip. Kedua pembalap sudah side by side. Namun, Rico Salmela berada di posisi menguntungkan jelang tikungan. Veda untuk sementara gagal.

Posisi 5

Namun, di lap ketiga, Veda Pratama tidak mau melepas kesempatan lagi. Ia kembali menyerang dari sisi dalam Rico Salmela. Kali ini, ia berhasil. Veda sudah di posisi 5.

Masih di lap ketiga, dan tak butuh waktu lama setelah menyalip Rico Salmela, kini Veda menyerang pembalap Italia yang di depannya, Guido Pini, untuk mengambil posisi 4.

Posisi 4

Overtake yang dilakukan Veda Pratama sangat indah. Ia mengambil posisi dari kanan dan kemudian tak memberi ruang bagi Guido Pini untuk mengembalikan posisinya. Posisi 4 sudah di tangan.

Dengan dua lap tersisa, Veda Pratama terus menyerang. Pembalap yang menjadi targetnya kali ini adalah pembalap Spanyol, Alvaro Carpe.

Veda yang berada pada jarak yang cukup jauh dari Alvaro Carpe terus mengejar.

BACA JUGA: 
Veda Pratama Tampil Garang dengan Motor Hitam di Sirkuit Spanyol Jelang Balapan Moto3

Posisi 3

Pada lap 5 atau lap terakhir, Veda tak memberi ampun. Ia meyalip Alvaro Carpe dari sisi dalam. Pembalap Spanyol itu terlihat kaget dan terpaksa mengangkat kaki kiri untuk menjaga keseimbangan.

Kini Veda di posisi 3 atau posisi podium.

Menjelang garis finish, Veda Pratama menjaga jarak dari pembalap di belakangnya.

Namun, Veda sudah tidak mungkin mengejar pembalap di depannya, Maximo Quiles dan Marco Morelli.

Dan, akhirnya, sejarah itu tercipta di Moto3 Brazil 2026. Untuk pertama kalinya, pembalap Indonesia meraih podium di kelas grand prix.

Gila. Veda Pratama memang gila. Tapi, membanggakan.*

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru