SulawesiPos.com – Youri Tielemans resmi menjadi pemain Manchester United setelah klub Premier League itu mengumumkan kedatangannya pada Selasa, 14 Juli 2026 waktu Inggris.
Gelandang timnas Belgia tersebut menandatangani kontrak hingga Juni 2031, dengan laporan The Guardian menyebut United menebusnya dari Aston Villa dengan nilai sekitar 35 juta pound sterling.
Kepindahan ini datang dari respons Tielemans sendiri.
Dalam video pengumuman Manchester United, ia berkata, “Pengambilan keputusan adalah segalanya dalam sepak bola. Beberapa keputusan membutuhkan waktu lama, yang lain hanya memakan waktu beberapa detik. Namun, ketika Manchester United memanggil. Anda tidak akan berpikir dua kali.” Ucapan itu menegaskan Tielemans tidak butuh waktu lama untuk menerima tawaran dari Old Trafford.
Transfer ini langsung memberi sinyal bahwa United mencari pemain jadi untuk memperkuat lini tengahnya setelah musim panjang 2025-2026.
Tielemans datang dengan bekal pengalaman besar di Premier League bersama Leicester City dan Aston Villa, ditambah peran pentingnya di tim nasional Belgia.
Menurut profil resmi Manchester United, Tielemans meneken kontrak pada 14 Juli 2026 dan masuk sebagai gelandang berpengalaman yang baru saja membantu Aston Villa menjuarai Liga Europa dua bulan sebelumnya.
Ia juga telah dipasang di daftar skuad tim utama United sehari setelah pengumuman transfernya dirilis.
Ambisi Besar di Old Trafford
Tielemans juga menegaskan kepindahan ini bukan sekadar langkah pindah klub, tetapi bagian dari ambisi yang lebih besar.
Kepada media Inggris, ia mengatakan, “Ambisi dari semua orang di klub ini sangatlah jelas; kami semua memiliki tekad kuat untuk terus berjuang meraih trofi-trofi terbesar selama beberapa tahun ke depan.”
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa proyek yang ditawarkan United menjadi faktor utama di balik keputusannya. Bagi United, kedatangan Tielemans menambah kedalaman, ketenangan, dan distribusi bola di lini tengah, area yang memang terus dibenahi menjelang musim baru.
Tielemans, 29 tahun, sebelumnya membela Aston Villa setelah lebih dulu dikenal lewat kiprahnya di Leicester City dan Anderlecht.
Dengan pengalaman panjang di level atas Eropa dan Inggris, ia datang ke Manchester United bukan sebagai prospek jangka panjang, melainkan pemain yang diharapkan langsung memberi dampak.


