Esposito Jadi Pembeda, Italia Taklukkan Luxembourg dalam Laga Uji Coba

SulawesiPos.com – Timnas Italia mengamankan kemenangan tipis saat menghadapi Luxembourg dalam pertandingan uji coba internasional FIFA Matchday di Stade de Luxembourg, Kamis (4/6/2026) dini hari WIB.

Azzurri menang 1-0 berkat gol tunggal Francesco Pio Esposito pada awal babak kedua.

Meski turun dengan mayoritas pemain muda, Italia tetap menunjukkan kualitasnya sepanjang pertandingan.

Tim racikan Silvio Baldini tampil dominan dalam penguasaan bola dan lebih sering menciptakan ancaman ke pertahanan tuan rumah.

Laga ini menjadi bagian dari persiapan kedua tim menghadapi agenda internasional berikutnya.

Selain memburu hasil positif, kedua pelatih juga memanfaatkan pertandingan untuk memberi menit bermain kepada sejumlah talenta muda.

Italia Mendominasi Sejak Awal

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Italia langsung mengambil alih kendali permainan. Aliran bola lebih banyak berada di kaki para pemain Azzurri yang terus mencoba membongkar pertahanan rapat Luksemburg.

Peluang demi peluang mulai bermunculan. Luca Lipani menjadi pemain pertama yang mengancam melalui sundulan hasil situasi sepak pojok. Namun upayanya masih belum mengarah ke gawang.

BACA JUGA:  Portugal Menang Tipis atas Nigeria pada Uji Coba Terakhir Jelang Piala Dunia 2026

Francesco Pio Esposito kemudian beberapa kali menjadi pusat serangan Italia. Penyerang muda tersebut hampir membuka keunggulan pada pertengahan babak pertama melalui penyelesaian jarak dekat, tetapi bola melintas tipis di sisi gawang.

Menjelang turun minum, Luca Koleosho juga mendapatkan kesempatan emas setelah menerima umpan matang dari Cher Ndour.

Sayangnya, tembakannya masih terlalu mudah diamankan kiper Anthony Moris.

Walaupun terus menekan, Italia belum mampu memecah kebuntuan hingga babak pertama berakhir. Skor kacamata bertahan saat kedua tim memasuki ruang ganti.

Sundulan Esposito Pastikan Kemenangan Azzurri

Kebuntuan akhirnya pecah tak lama setelah babak kedua dimulai. Pada menit ke-49, Niccolo Pisilli mengirimkan sepak pojok yang mengarah ke area depan gawang.

Esposito berhasil memenangi duel udara dan menyundul bola dengan keras ke dalam gawang Luxembourg.

Anthony Moris tak mampu menjangkau arah bola sehingga Italia unggul 1-0.

Setelah gol tersebut, pertandingan berlangsung lebih terbuka. Italia beberapa kali nyaris menggandakan keunggulan, termasuk melalui peluang Pisilli yang hanya membentur tiang gawang pada menit ke-60.

BACA JUGA:  Aljazair Kejutkan Belanda Jelang Piala Dunia 2026, Menang Tipis di Rotterdam

Sementara itu, Luxembourg mulai berani keluar menyerang untuk mencari gol balasan.

Tuan rumah sempat menguji Gianluigi Donnarumma melalui tembakan Tomas Cruz, namun penjaga gawang Italia itu tampil tenang mengamankan bola.

Memasuki paruh akhir babak kedua, Baldini melakukan sejumlah rotasi pemain. Beberapa nama muda seperti Francesco Camarda, Seydou Fini, Matteo Dagasso, hingga Honest Ahanor mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan mereka di level internasional.

Luxembourg terus berupaya menyamakan kedudukan hingga menit-menit akhir. Peluang terakhir hadir melalui tendangan bebas Miguel Goncalves pada masa injury time, tetapi eksekusinya belum mampu mengarah ke sasaran.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 untuk keunggulan Italia tetap bertahan. Hasil ini menjadi modal positif bagi Azzurri sekaligus memberikan gambaran perkembangan para pemain muda yang mulai mendapat kepercayaan di tim nasional senior.

SulawesiPos.com – Timnas Italia mengamankan kemenangan tipis saat menghadapi Luxembourg dalam pertandingan uji coba internasional FIFA Matchday di Stade de Luxembourg, Kamis (4/6/2026) dini hari WIB.

Azzurri menang 1-0 berkat gol tunggal Francesco Pio Esposito pada awal babak kedua.

Meski turun dengan mayoritas pemain muda, Italia tetap menunjukkan kualitasnya sepanjang pertandingan.

Tim racikan Silvio Baldini tampil dominan dalam penguasaan bola dan lebih sering menciptakan ancaman ke pertahanan tuan rumah.

Laga ini menjadi bagian dari persiapan kedua tim menghadapi agenda internasional berikutnya.

Selain memburu hasil positif, kedua pelatih juga memanfaatkan pertandingan untuk memberi menit bermain kepada sejumlah talenta muda.

Italia Mendominasi Sejak Awal

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Italia langsung mengambil alih kendali permainan. Aliran bola lebih banyak berada di kaki para pemain Azzurri yang terus mencoba membongkar pertahanan rapat Luksemburg.

Peluang demi peluang mulai bermunculan. Luca Lipani menjadi pemain pertama yang mengancam melalui sundulan hasil situasi sepak pojok. Namun upayanya masih belum mengarah ke gawang.

BACA JUGA:  Sejarah Kelam Italia: Tiga Kali Beruntun Gagal Lolos ke Piala Dunia

Francesco Pio Esposito kemudian beberapa kali menjadi pusat serangan Italia. Penyerang muda tersebut hampir membuka keunggulan pada pertengahan babak pertama melalui penyelesaian jarak dekat, tetapi bola melintas tipis di sisi gawang.

Menjelang turun minum, Luca Koleosho juga mendapatkan kesempatan emas setelah menerima umpan matang dari Cher Ndour.

Sayangnya, tembakannya masih terlalu mudah diamankan kiper Anthony Moris.

Walaupun terus menekan, Italia belum mampu memecah kebuntuan hingga babak pertama berakhir. Skor kacamata bertahan saat kedua tim memasuki ruang ganti.

Sundulan Esposito Pastikan Kemenangan Azzurri

Kebuntuan akhirnya pecah tak lama setelah babak kedua dimulai. Pada menit ke-49, Niccolo Pisilli mengirimkan sepak pojok yang mengarah ke area depan gawang.

Esposito berhasil memenangi duel udara dan menyundul bola dengan keras ke dalam gawang Luxembourg.

Anthony Moris tak mampu menjangkau arah bola sehingga Italia unggul 1-0.

Setelah gol tersebut, pertandingan berlangsung lebih terbuka. Italia beberapa kali nyaris menggandakan keunggulan, termasuk melalui peluang Pisilli yang hanya membentur tiang gawang pada menit ke-60.

BACA JUGA:  Aljazair Kejutkan Belanda Jelang Piala Dunia 2026, Menang Tipis di Rotterdam

Sementara itu, Luxembourg mulai berani keluar menyerang untuk mencari gol balasan.

Tuan rumah sempat menguji Gianluigi Donnarumma melalui tembakan Tomas Cruz, namun penjaga gawang Italia itu tampil tenang mengamankan bola.

Memasuki paruh akhir babak kedua, Baldini melakukan sejumlah rotasi pemain. Beberapa nama muda seperti Francesco Camarda, Seydou Fini, Matteo Dagasso, hingga Honest Ahanor mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan mereka di level internasional.

Luxembourg terus berupaya menyamakan kedudukan hingga menit-menit akhir. Peluang terakhir hadir melalui tendangan bebas Miguel Goncalves pada masa injury time, tetapi eksekusinya belum mampu mengarah ke sasaran.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 untuk keunggulan Italia tetap bertahan. Hasil ini menjadi modal positif bagi Azzurri sekaligus memberikan gambaran perkembangan para pemain muda yang mulai mendapat kepercayaan di tim nasional senior.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru