SulawesiPos.com – Kemenangan 2-0 atas Real Oviedo pada jornada ke-36 La Liga pada Jumat (15/5/2026) dini hari WITA belum cukup menyelamatkan musim Real Madrid.
Bermain di Santiago Bernabéu Stadium, Los Blancos memang tampil dominan dan mengamankan tiga poin penting, tetapi hasil tersebut tidak mengubah kenyataan pahit bahwa mereka kembali menutup musim tanpa trofi utama.
Situasi semakin berat setelah rival abadi mereka, FC Barcelona, resmi mengunci gelar juara La Liga 2025/2026.
Dengan dua pertandingan tersisa, Madrid kini berada di posisi kedua klasemen dengan koleksi 77 poin dan dipastikan tak mampu lagi mengejar sang rival.
Musim ini menjadi periode sulit bagi klub ibu kota Spanyol tersebut.
Setelah gagal meraih gelar utama pada musim sebelumnya, tekanan besar kini mengarah kepada manajemen, pelatih, hingga sejumlah pemain senior yang dianggap tidak tampil sesuai ekspektasi.
Dalam laga melawan Oviedo, Madrid tampil agresif sejak menit awal.
Tim asuhan Álvaro Arbeloa mendominasi penguasaan bola dan terus menekan lini pertahanan lawan.
Gol pembuka hadir pada menit ke-43 lewat Gonzalo García.
Penyerang muda tersebut memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan sebelum melepaskan penyelesaian klinis yang gagal dihentikan kiper Oviedo.
Pada babak kedua, Madrid tetap menjaga intensitas permainan.
Jude Bellingham memastikan kemenangan melalui gol pada menit ke-79 setelah menyambut umpan terobosan cepat dari lini tengah.
Salah satu sorotan utama dalam pertandingan ini adalah kembalinya Kylian Mbappé.
Penyerang asal Prancis tersebut masuk dari bangku cadangan setelah sebelumnya absen akibat cedera hamstring.
Kehadirannya mendapat sambutan meriah dari publik Bernabéu, meski ia belum tampil dalam kondisi terbaik.
Meski masih mampu bersaing di papan atas, kegagalan meraih trofi selama dua musim berturut-turut dianggap sebagai kemunduran besar bagi standar Real Madrid.
Manajemen klub dikabarkan mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skuad.
Presiden klub Florentino Pérez disebut kecewa dengan performa sejumlah pemain yang dinilai gagal menjaga konsistensi di laga-laga penting.
Media-media Spanyol melaporkan bahwa Madrid berpotensi melakukan perombakan besar pada bursa transfer musim panas mendatang.
Hingga delapan pemain dikabarkan masuk daftar jual demi memberi ruang bagi regenerasi skuad.
Fokus utama klub diyakini akan tertuju pada penyegaran lini pertahanan serta penambahan kreativitas di sektor tengah.
Selain itu, masa depan beberapa pemain senior juga mulai dipertanyakan seiring meningkatnya tuntutan untuk membangun tim yang lebih kompetitif.
Musim pertama Álvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala tidak berjalan mudah.
Meski sempat membawa optimisme baru dengan pendekatan taktik yang lebih agresif, inkonsistensi performa membuat Madrid kehilangan banyak poin penting sepanjang musim.
Arbeloa tetap mendapat dukungan dari sebagian internal klub, terutama karena keberaniannya memberi kesempatan kepada pemain muda akademi.
Namun tekanan dari publik dan media dipastikan meningkat apabila Madrid kembali gagal bersaing pada musim depan.
Dua laga tersisa La Liga kini menjadi kesempatan terakhir bagi Madrid untuk menutup musim dengan catatan positif sekaligus menjaga moral tim sebelum memasuki periode transfer.
Di tengah situasi yang penuh evaluasi, Real Madrid juga mulai memasuki agenda penting di level manajemen klub.
Pihak klub resmi membuka pendaftaran pemilu Presiden dan Dewan Direksi mulai 14 hingga 23 Mei 2026.
Florentino Pérez memastikan dirinya siap kembali maju sebagai calon presiden.
Sosok yang telah identik dengan era modern Madrid tersebut diyakini masih menjadi figur kuat di internal klub, terutama terkait proyek pembangunan skuad jangka panjang.
Namun tekanan terhadap kepemimpinannya juga mulai meningkat setelah dua musim tanpa gelar utama.
Para pendukung berharap manajemen segera mengambil langkah besar agar Madrid kembali mendominasi kompetisi domestik maupun Eropa.
Dengan kombinasi evaluasi skuad, agenda pemilu klub, dan rencana transfer besar-besaran, musim panas 2026 diprediksi menjadi salah satu periode paling menentukan bagi masa depan Real Madrid.

