Dua Talenta Muda PSM Makassar Dipanggil Timnas Indonesia U-17 dan U-20, Bukti Konsistensi Akademi Juku Eja

SulawesiPos.com, Makassar – Kabar membanggakan datang dari akademi PSM Makassar.

Dua pemain muda binaan PSM Academy resmi mendapatkan panggilan untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia di kelompok usia berbeda.

Mereka adalah Dimas Adi Prasetyo, penyerang PSM U-20 yang dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-20, serta Rohmat Hidayah, gelandang muda yang masuk dalam skuad Timnas Indonesia U-17.

Pemanggilan ini menjadi bukti nyata konsistensi pembinaan usia muda yang dilakukan oleh PSM Makassar melalui akademinya.

Dimas Adi Prasetyo Siap Bersaing di Level U-20

Dimas Adi Prasetyo yang berposisi sebagai penyerang tampil impresif bersama PSM U-20 di ajang Elite Pro Academy.

Ketajamannya di lini depan membuat namanya kembali masuk radar pelatih Timnas Indonesia U-20.

Kepercayaan ini menjadi momentum penting bagi Dimas untuk menunjukkan kualitasnya di level nasional sekaligus membuka peluang menembus skuad senior di masa mendatang.

Rohmat Hidayah Jadi Andalan Timnas U-17

Sementara itu, Rohmat Hidayah yang bermain sebagai gelandang dikenal memiliki visi bermain dan distribusi bola yang matang untuk usianya.

BACA JUGA:  Jelang Lawan Persib Besok, Ini Prediksi Susunan Pemain PSM Makassar

Konsistensinya bersama tim junior PSM mengantarkannya kembali mengenakan seragam Merah Putih bersama Timnas Indonesia U-17.

Pemanggilan ini juga mempertegas reputasi PSM sebagai salah satu klub yang serius membina pemain muda berbakat.

Bukti Kekuatan Pembinaan PSM Academy

Keberhasilan dua pemain ini menembus Timnas Indonesia semakin memperkuat posisi PSM Makassar sebagai salah satu lumbung talenta di sepak bola nasional.

Program pembinaan berjenjang dari akademi hingga tim senior terus menunjukkan hasil konkret.

Dukungan penuh pun mengalir dari manajemen dan suporter agar keduanya mampu memberikan performa terbaik serta membawa nama PSM dan Indonesia semakin bersinar di level internasional.

Optimisme Menuju Masa Depan

Pemanggilan Dimas dan Rohmat bukan sekadar kebanggaan pribadi, tetapi juga motivasi bagi pemain muda lainnya di akademi PSM. Harapannya, semakin banyak talenta lokal yang mampu menembus Timnas dan mengharumkan nama daerah.

PSM Makassar kembali membuktikan bahwa investasi di sektor pembinaan usia muda adalah langkah strategis untuk masa depan sepak bola Indonesia.

BACA JUGA:  Pengacara Shesie: Klien Kami Sangat Mencintai PSM Makassar, Gugatan Pailit Jalan Terakhir!

SulawesiPos.com, Makassar – Kabar membanggakan datang dari akademi PSM Makassar.

Dua pemain muda binaan PSM Academy resmi mendapatkan panggilan untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia di kelompok usia berbeda.

Mereka adalah Dimas Adi Prasetyo, penyerang PSM U-20 yang dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-20, serta Rohmat Hidayah, gelandang muda yang masuk dalam skuad Timnas Indonesia U-17.

Pemanggilan ini menjadi bukti nyata konsistensi pembinaan usia muda yang dilakukan oleh PSM Makassar melalui akademinya.

Dimas Adi Prasetyo Siap Bersaing di Level U-20

Dimas Adi Prasetyo yang berposisi sebagai penyerang tampil impresif bersama PSM U-20 di ajang Elite Pro Academy.

Ketajamannya di lini depan membuat namanya kembali masuk radar pelatih Timnas Indonesia U-20.

Kepercayaan ini menjadi momentum penting bagi Dimas untuk menunjukkan kualitasnya di level nasional sekaligus membuka peluang menembus skuad senior di masa mendatang.

Rohmat Hidayah Jadi Andalan Timnas U-17

Sementara itu, Rohmat Hidayah yang bermain sebagai gelandang dikenal memiliki visi bermain dan distribusi bola yang matang untuk usianya.

BACA JUGA:  Karel Iek dan Arham Darmawan Dipinjamkan, Jacques Medina Dirumorkan Hengkang

Konsistensinya bersama tim junior PSM mengantarkannya kembali mengenakan seragam Merah Putih bersama Timnas Indonesia U-17.

Pemanggilan ini juga mempertegas reputasi PSM sebagai salah satu klub yang serius membina pemain muda berbakat.

Bukti Kekuatan Pembinaan PSM Academy

Keberhasilan dua pemain ini menembus Timnas Indonesia semakin memperkuat posisi PSM Makassar sebagai salah satu lumbung talenta di sepak bola nasional.

Program pembinaan berjenjang dari akademi hingga tim senior terus menunjukkan hasil konkret.

Dukungan penuh pun mengalir dari manajemen dan suporter agar keduanya mampu memberikan performa terbaik serta membawa nama PSM dan Indonesia semakin bersinar di level internasional.

Optimisme Menuju Masa Depan

Pemanggilan Dimas dan Rohmat bukan sekadar kebanggaan pribadi, tetapi juga motivasi bagi pemain muda lainnya di akademi PSM. Harapannya, semakin banyak talenta lokal yang mampu menembus Timnas dan mengharumkan nama daerah.

PSM Makassar kembali membuktikan bahwa investasi di sektor pembinaan usia muda adalah langkah strategis untuk masa depan sepak bola Indonesia.

BACA JUGA:  Manajemen PSM Mulai Habis Kesabaran ke Tomas Trucha, Lima Kekalahan Berturut-turut Bikin Nelangsa

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru