28.2 C
Makassar
26 February 2026, 15:22 PM WITA

PSM Makassar Terus Raih Kekalahan Tipis, Pelatih Trucha Ungkap Frustrasi

SulawesiPos.com – PSM Makassar kembali menelan hasil negatif setelah bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-23 Super League 2025/2026.

Kekalahan tiga laga beruntun membuat pelatih Tomas Trucha merasa frustrasi.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (25/2/2026), pasukan Ramang harus menyerah 0-1 dari tuan rumah.

Anak asuh Trucha kebobolan di babak pertama dan gagal membalikkan keadaan.

Gol semata wayang Persebaya dicetak oleh Gali Freitas pada menit ke-27 melalui aksi individu di sisi kanan lapangan, lalu melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang bersarang di gawang Reza Arya.

PSM Makassar Berjuang Meski Tertekan

Yuran Fernandes dan kawan-kawan terus bekerja keras menahan gempuran serangan Persebaya hingga menit-menit akhir pertandingan.

Meski demikian, skor 1-0 tetap bertahan dan memaksa PSM pulang tanpa poin dari Surabaya.

“Saya bisa melihat tim yang bekerja dengan saya, yang bisa bersaing dengan semua orang di liga ini. Saya percaya Anda melihat permainan kami melawan Persija, Malut, Borneo, Persib,” kata Trucha dalam konferensi pers usai laga.

Pelatih asal Ceko itu menambahkan bahwa timnya sudah menunjukkan usaha maksimal di lapangan, namun hasil belum berpihak.

“Dan saya dapat melihat bahwa tim ini, mereka bekerja keras, mereka melakukan banyak hal baik dalam latihan. Mereka memiliki peluang dan hasilnya tidak datang. Jadi itu membuat frustrasi, itu membuat saya sedih,” ucapnya.

Trucha juga membandingkan performa timnya dengan tim lain di liga, menekankan bahwa kekalahan yang diterima PSM selalu tipis.

“Ada tim di liga yang kalah 3-0, 4-0, 4-1, dan kami bukan tim seperti itu. Kami selalu kehilangan 1-0, 1-0, 2-1, jadi itu menyakitkan, itu menyakitkan,” kata dia.

Pelatih itu menutup dengan menegaskan bahwa mereka akan terus belajar dari pengalaman ini dan menatap pertandingan berikutnya dengan optimis.

“Jadi kita harus melihat ke depan, selalu ada pertandingan lain dalam sepakbola, dan mari kita percaya bahwa itu pelajaran sulit lainnya bagi kami,” imbuhnya.

SulawesiPos.com – PSM Makassar kembali menelan hasil negatif setelah bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-23 Super League 2025/2026.

Kekalahan tiga laga beruntun membuat pelatih Tomas Trucha merasa frustrasi.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (25/2/2026), pasukan Ramang harus menyerah 0-1 dari tuan rumah.

Anak asuh Trucha kebobolan di babak pertama dan gagal membalikkan keadaan.

Gol semata wayang Persebaya dicetak oleh Gali Freitas pada menit ke-27 melalui aksi individu di sisi kanan lapangan, lalu melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang bersarang di gawang Reza Arya.

PSM Makassar Berjuang Meski Tertekan

Yuran Fernandes dan kawan-kawan terus bekerja keras menahan gempuran serangan Persebaya hingga menit-menit akhir pertandingan.

Meski demikian, skor 1-0 tetap bertahan dan memaksa PSM pulang tanpa poin dari Surabaya.

“Saya bisa melihat tim yang bekerja dengan saya, yang bisa bersaing dengan semua orang di liga ini. Saya percaya Anda melihat permainan kami melawan Persija, Malut, Borneo, Persib,” kata Trucha dalam konferensi pers usai laga.

Pelatih asal Ceko itu menambahkan bahwa timnya sudah menunjukkan usaha maksimal di lapangan, namun hasil belum berpihak.

“Dan saya dapat melihat bahwa tim ini, mereka bekerja keras, mereka melakukan banyak hal baik dalam latihan. Mereka memiliki peluang dan hasilnya tidak datang. Jadi itu membuat frustrasi, itu membuat saya sedih,” ucapnya.

Trucha juga membandingkan performa timnya dengan tim lain di liga, menekankan bahwa kekalahan yang diterima PSM selalu tipis.

“Ada tim di liga yang kalah 3-0, 4-0, 4-1, dan kami bukan tim seperti itu. Kami selalu kehilangan 1-0, 1-0, 2-1, jadi itu menyakitkan, itu menyakitkan,” kata dia.

Pelatih itu menutup dengan menegaskan bahwa mereka akan terus belajar dari pengalaman ini dan menatap pertandingan berikutnya dengan optimis.

“Jadi kita harus melihat ke depan, selalu ada pertandingan lain dalam sepakbola, dan mari kita percaya bahwa itu pelajaran sulit lainnya bagi kami,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/