Drama di Balik Pesta Gol Newcastle: Gordon–Trippier Sempat Memanas Meski Unggul Telak atas Qarabag  

SulawesiPos.com, Newcastle — Penampilan luar biasa Newcastle United pada babak pertama leg pertama play-off Liga Champions melawan Qarabag FK sedikit ternodai oleh insiden ketegangan internal di atas lapangan.

Di tengah dominasi total dan keunggulan mencolok, kamera menangkap percekcokan singkat antara kapten tim Kieran Trippier dan bintang laga, Anthony Gordon.

Tim asal Liga Premier Inggris itu tampil nyaris sempurna sepanjang 45 menit pembuka.

Newcastle menutup babak pertama dengan keunggulan telak 5-0, berkat empat gol spektakuler Gordon serta satu sundulan dari Malick Thiaw.

Dominasi tersebut membuat publik Tofiq Bahramov stadium kandang Qarabag FK larut dalam kesedihan, meski sebuah momen panas sempat mencuri perhatian.

Gordon mencetak dua dari empat golnya melalui titik putih.

Namun, pemberian penalti kedua justru memicu ketegangan.

Terlihat adanya perdebatan singkat antara Gordon dan Trippier mengenai siapa yang berhak menjadi eksekutor.

Meski penalti akhirnya tetap diambil Gordon dan berbuah gol, situasi itu belum sepenuhnya mereda.

BACA JUGA: 
Mbappe Si Nomor 1 Turun Gunung, Real Madrid Siapkan Skenario Penderitaan untuk Man City di Etihad

Saat wasit meniup peluit tanda turun minum, keduanya masih terlibat diskusi panas.

Beberapa rekan setim harus turun tangan untuk memisahkan, sementara kamera televisi menangkap gestur Gordon yang mengacungkan jari ke arah Trippier aksi yang kemudian dibalas sang kapten dengan respons serupa.

Adegan itu menjadi kontras tajam di tengah pesta gol Newcastle.

Namun, ketegangan tersebut tak berlangsung lama. Atmosfer profesional kembali terjaga di babak kedua.

Gordon akhirnya ditarik keluar pada menit ke-68 dan digantikan oleh Jacob Murphy.

Momen pergantian itu sekaligus menjadi simbol rekonsiliasi, ketika Gordon dan Trippier terlihat saling berpelukan di pinggir lapangan.

Insiden tersebut tak mengurangi arti penting kemenangan besar Newcastle.

Dengan keunggulan agregat yang sangat meyakinkan, The Magpies kini berada di jalur ideal menuju fase berikutnya.

Di sisi lain, peristiwa kecil antara dua pilar tim itu menjadi pengingat bahwa ambisi besar dan mental juara terkadang melahirkan emosi berlebih namun juga menunjukkan kedewasaan skuad Newcastle dalam menyelesaikan konflik secara cepat di dalam tim.

BACA JUGA: 
Atletico Madrid Pesta Gol! Hajar Tottenham 5-2 di Liga Champions, Alvarez Menggila

SulawesiPos.com, Newcastle — Penampilan luar biasa Newcastle United pada babak pertama leg pertama play-off Liga Champions melawan Qarabag FK sedikit ternodai oleh insiden ketegangan internal di atas lapangan.

Di tengah dominasi total dan keunggulan mencolok, kamera menangkap percekcokan singkat antara kapten tim Kieran Trippier dan bintang laga, Anthony Gordon.

Tim asal Liga Premier Inggris itu tampil nyaris sempurna sepanjang 45 menit pembuka.

Newcastle menutup babak pertama dengan keunggulan telak 5-0, berkat empat gol spektakuler Gordon serta satu sundulan dari Malick Thiaw.

Dominasi tersebut membuat publik Tofiq Bahramov stadium kandang Qarabag FK larut dalam kesedihan, meski sebuah momen panas sempat mencuri perhatian.

Gordon mencetak dua dari empat golnya melalui titik putih.

Namun, pemberian penalti kedua justru memicu ketegangan.

Terlihat adanya perdebatan singkat antara Gordon dan Trippier mengenai siapa yang berhak menjadi eksekutor.

Meski penalti akhirnya tetap diambil Gordon dan berbuah gol, situasi itu belum sepenuhnya mereda.

BACA JUGA: 
Liverpool Menggila di Anfield, Newcastle United Dibungkam 4-1 di Liga Primer Inggris

Saat wasit meniup peluit tanda turun minum, keduanya masih terlibat diskusi panas.

Beberapa rekan setim harus turun tangan untuk memisahkan, sementara kamera televisi menangkap gestur Gordon yang mengacungkan jari ke arah Trippier aksi yang kemudian dibalas sang kapten dengan respons serupa.

Adegan itu menjadi kontras tajam di tengah pesta gol Newcastle.

Namun, ketegangan tersebut tak berlangsung lama. Atmosfer profesional kembali terjaga di babak kedua.

Gordon akhirnya ditarik keluar pada menit ke-68 dan digantikan oleh Jacob Murphy.

Momen pergantian itu sekaligus menjadi simbol rekonsiliasi, ketika Gordon dan Trippier terlihat saling berpelukan di pinggir lapangan.

Insiden tersebut tak mengurangi arti penting kemenangan besar Newcastle.

Dengan keunggulan agregat yang sangat meyakinkan, The Magpies kini berada di jalur ideal menuju fase berikutnya.

Di sisi lain, peristiwa kecil antara dua pilar tim itu menjadi pengingat bahwa ambisi besar dan mental juara terkadang melahirkan emosi berlebih namun juga menunjukkan kedewasaan skuad Newcastle dalam menyelesaikan konflik secara cepat di dalam tim.

BACA JUGA: 
16 Besar Liga Champions 2025/2026 Resmi Lengkap! Duel Raksasa Eropa Siap Membara

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru