SulawesiPos.com -Derby Catalan selalu menghadirkan tensi tinggi. Pertemuan dua klub sekota, Barcelona dan Espanyol, bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga harga diri dan kebanggaan wilayah.
Di tengah sorotan tajam laga panas tersebut, satu nama dari kubu Barcelona mencuri perhatian lewat cara yang berbeda: Joan GarcÃa.
Dikenal sebagai penjaga gawang muda dengan refleks cepat, Joan GarcÃa menunjukkan sisi lain dirinya saat dipercaya tampil di Derby Catalan.
Bukan hanya soal penyelamatan penting, tetapi juga tentang ketenangan dan kepemimpinan yang jarang terlihat dari pemain seusianya.
Di bawah tekanan puluhan ribu penonton dan serangan bertubi-tubi lawan, Joan GarcÃa tampil tanpa ekspresi berlebihan. Setiap tangkapan bola, instruksi kepada lini belakang, hingga cara ia mengatur tempo permainan memperlihatkan kedewasaan mental yang kuat.
Ia tak terpancing provokasi, tetap fokus meski atmosfer stadion memanas.Tanpa ketangguhan Garcia di bawah mistar, Barcelona takkan pulang dengan tiga angka dari markas Espanyol.
Menariknya, di luar lapangan Joan dikenal sebagai sosok pendiam dan rendah hati. Namun saat derby berlangsung, karakternya berubah.
Kiper muda Spanyol ini berani mengambil risiko, keluar dari sarang untuk memotong bola-bola berbahaya, dan tak ragu berteriak mengingatkan rekan setimnya.
Sikap ini menjadi bukti bahwa Joan GarcÃa bukan hanya penjaga gawang, tetapi juga pemimpin dari lini terakhir.
Kemenangan Barcelona di Derby Catalan yang lahir lewat gol Dani Olmo dan Robert Lewandowski, tapi bintang utama tim tamu di laga ini adalah Joan Garcia.
Tanpa ketangguhan Garcia di bawah mistar, Barcelona takkan pulang dengan tiga angka dari markas Espanyol.

