AHY juga mengacu pada pengalaman pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama dua periode. Ia menilai proses pergantian kekuasaan setelah dua periode tersebut menjadi salah satu contoh bahwa demokrasi dan transisi kekuasaan dapat berlangsung secara damai.
“Kita patut belajar, kita patut belajar dari 10 tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Termasuk ketika pergantian kekuasaan berlangsung damai dan demokratis setelah dua periode. Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu,” jelas AHY.
Pesan mengenai batas kekuasaan tersebut kemudian ditegaskan AHY sebagai bagian dari refleksi Demokrat dalam memperingati usia 25 tahun partai. Sementara dalam puncak perayaan HUT di hadapan Prabowo, AHY memastikan posisi partainya tetap jelas: Demokrat ingin pemerintahan Prabowo sukses dan keberhasilan tersebut pada akhirnya menjadi keberhasilan Indonesia.

