SulawesiPos.com – Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan work from home (WFH) setelah Lebaran sebagai langkah penghematan bahan bakar minyak (BBM).
“Tentu kebijakan ini menghemat konsumsi BBM secara nasional karena berkurangnya mobilitas masyarakat, khususnya pekerja,” ujarnya, dikutip dari Antara, Senin (23/2/2026).
Ia menambahkan, jika kebijakan tersebut juga mencakup sektor pendidikan, maka pengurangan mobilitas akan semakin signifikan.
Meski mendukung, Eddy mengingatkan agar kebijakan ini tidak menghambat aktivitas ekonomi, terutama di sektor industri dan manufaktur.
“Roda perekonomian jangan sampai melambat, khususnya sektor industri dan manufaktur yang perlu tetap beroperasi,” tegasnya.
Kebijakan WFH Mulai Berlaku Pasca Lebaran
Sebelumnya, Prabowo Subianto mendorong penghematan energi melalui kebijakan WFH dalam sidang kabinet.
Kebijakan ini kemudian dipastikan oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto yang menyatakan WFH akan mulai diterapkan setelah Lebaran.
WFH direncanakan berlaku satu hari dalam sepekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), serta diimbau untuk sektor swasta.
Di kesempatan berbeda, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut kebijakan WFH sehari dapat memberikan efisiensi energi, khususnya penghematan BBM.
Ia menjelaskan, penerapan satu hari WFH juga bertujuan menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan fleksibilitas.
Selain itu, jika diterapkan pada hari Jumat, kebijakan ini berpotensi menciptakan akhir pekan panjang yang dapat mendorong aktivitas rumah tangga serta sektor pariwisata.

