24 C
Makassar
3 February 2026, 5:07 AM WITA

Jokowi Dukung PSI untuk Menang Pemilu 2029, Bos PPI Adi Prayitno: Kuncinya Kerja Lapangan

Overview

  • Presiden RI ke-7 Joko Widodo menegaskan kesiapannya bekerja mati-matian demi kemenangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Pemilu 2029.
  • Direktur Eksekutif PPI, Adi Prayitno, menilai keberhasilan PSI sangat bergantung pada kerja keras di lapangan dan kemampuan partai menjangkau pemilih di desa, bukan hanya pemilih kota.
  • PSI juga menetapkan target strategis 10 juta Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai langkah awal memperkuat basis partai.

SulawesiPos.com – Presiden RI ke-7 Joko Widodo secara terbuka mendukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI), sementara Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menekankan bahwa kunci keberhasilan partai tergantung pada kerja keras di lapangan.

“PSI punya suntikan semangat karena Jokowi akan mati-matian menangkan PSI. Tinggal uji materi apakah Jokowi masih sakti atau tidak setelah tak lagi jadi presiden dan pecah kongsi dengan PDIP. Kuncinya kerja lapangan,” jelas Adi kepada wartawan, Minggu (1/2/2026).

Jokowi menegaskan kesiapannya bekerja mati-matian demi kemenangan PSI dalam Pemilu 2029 saat memberikan arahan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sabtu (30/1).

Baca Juga: 
Kaesang Janji PSI Jadi Partai Terbesar, Dorong Kader Kerja Keras

“Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI. Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja keras, bekerja mati-matian untuk PSI. Saudara-saudara bekerja habis-habisan untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI,” ujar Jokowi.

Menanggapi hal ini, Adi menilai langkah Jokowi yang terbuka mendukung PSI memiliki sisi positif sekaligus risiko.

PSI perlu mengurangi resistensi terhadap mantan presiden tersebut sekaligus menonjolkan sisi positif figur Jokowi.

“Yang jelas, ini pertaruhan politik Jokowi. Kalau PSI lolos parlemen, Jokowi bakal disanjung puji dan pasti disebut masih sakti. Sebaliknya, jika PSI tak lolos parlemen, maka Jokowi bakal banyak dikritik karena sudah tak sakti lagi,” kata Adi.

PSI Perlu Menjangkau Pemilih di Desa

Adi Prayitno menekankan bahwa pekerjaan rumah utama PSI adalah melakukan pendekatan langsung ke masyarakat, terutama di desa, yang mayoritas pemilih.

Overview

  • Presiden RI ke-7 Joko Widodo menegaskan kesiapannya bekerja mati-matian demi kemenangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Pemilu 2029.
  • Direktur Eksekutif PPI, Adi Prayitno, menilai keberhasilan PSI sangat bergantung pada kerja keras di lapangan dan kemampuan partai menjangkau pemilih di desa, bukan hanya pemilih kota.
  • PSI juga menetapkan target strategis 10 juta Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai langkah awal memperkuat basis partai.

SulawesiPos.com – Presiden RI ke-7 Joko Widodo secara terbuka mendukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI), sementara Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menekankan bahwa kunci keberhasilan partai tergantung pada kerja keras di lapangan.

“PSI punya suntikan semangat karena Jokowi akan mati-matian menangkan PSI. Tinggal uji materi apakah Jokowi masih sakti atau tidak setelah tak lagi jadi presiden dan pecah kongsi dengan PDIP. Kuncinya kerja lapangan,” jelas Adi kepada wartawan, Minggu (1/2/2026).

Jokowi menegaskan kesiapannya bekerja mati-matian demi kemenangan PSI dalam Pemilu 2029 saat memberikan arahan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sabtu (30/1).

Baca Juga: 
Kaesang Pangarep Puji Kekuatan PSI Jatim di Rakorwil

“Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI. Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja keras, bekerja mati-matian untuk PSI. Saudara-saudara bekerja habis-habisan untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI,” ujar Jokowi.

Menanggapi hal ini, Adi menilai langkah Jokowi yang terbuka mendukung PSI memiliki sisi positif sekaligus risiko.

PSI perlu mengurangi resistensi terhadap mantan presiden tersebut sekaligus menonjolkan sisi positif figur Jokowi.

“Yang jelas, ini pertaruhan politik Jokowi. Kalau PSI lolos parlemen, Jokowi bakal disanjung puji dan pasti disebut masih sakti. Sebaliknya, jika PSI tak lolos parlemen, maka Jokowi bakal banyak dikritik karena sudah tak sakti lagi,” kata Adi.

PSI Perlu Menjangkau Pemilih di Desa

Adi Prayitno menekankan bahwa pekerjaan rumah utama PSI adalah melakukan pendekatan langsung ke masyarakat, terutama di desa, yang mayoritas pemilih.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/