Namun, dorongan masyarakat Sidrap membawanya melangkah lebih jauh.
Pada 2008, Rusdi dipercaya menjadi Bupati Sidrap, jabatan yang ia emban selama dua periode hingga 2018.
Pada 2009, RMS tercatat sebagai salah satu bupati termuda di Indonesia saat berusia 35 tahun.
Selama memimpin Sidrap, ia menorehkan sejumlah capaian pembangunan, salah satunya pembangunan sirkuit balap motor bertaraf internasional.
Di daerah asalnya, Rusdi dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan anak muda, terutama mereka yang berkecimpung di dunia otomotif dan balap.
Perjalanan hidup RMS sebelum terjun ke dunia politik terbilang keras.
Di usia muda, ia merantau ke Jakarta dengan modal terbatas, bekerja sebagai buruh dan sopir truk.
Ketekunan tersebut mengantarkannya membangun usaha angkutan pelayaran antarpulau, yang kemudian berkembang dan menjadi pijakan ekonomi sebelum kembali ke daerah untuk mengabdi.
Dalam kepemimpinannya sebagai bupati, Rusdi memegang prinsip untuk “mengurus rakyat dari hidup sampai matinya”.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, selama masa jabatannya, Kabupaten Sidrap berhasil menekan angka kemiskinan dan mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan pada 2018, bahkan termasuk yang tertinggi secara nasional.

