Penetapan Azhar sebagai Ketua DPW PKB Sulsel dilakukan setelah ia dinyatakan lolos seluruh tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar DPP PKB di Jakarta.
Proses tersebut menjadi dasar penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan wilayah.
“Penyerahan SK dan Pakta Integritas oleh DPP, Insya Allah akan dilaksanakan pada 1 Februari di Jakarta,” ujar Azhar Arsyad usai mengikuti sosialisasi kepengurusan DPW PKB Sulsel secara daring dari Kantor DPW PKB Sulsel di Makassar, Sabtu (24/1/2026).
Azhar menilai UKK kali ini menunjukkan keseriusan DPP PKB dalam menata organisasi dan menyiapkan kader pemimpin daerah.
“Tesnya lebih berat. Mulai dari tes psikologi hingga berbagai tahapan penilaian lainnya. Intinya, seleksi kali ini sangat ketat,” ungkapnya.
Menurut Azhar, mekanisme UKK tidak hanya diberlakukan bagi calon ketua DPW, tetapi juga diikuti sejumlah pengurus pusat.
Ia menyebut salah satu tokoh penting DPP PKB, Gus Abdul Halim, turut menjalani proses tersebut.
“Saat UKK di pusat, hanya saya yang melanjutkan ke tahap berikutnya. Karena itu Sulsel akhirnya memiliki calon tunggal,” jelasnya.
Azhar dijadwalkan dilantik bersama para Ketua DPW PKB se-Indonesia dalam agenda pelantikan serentak di Jakarta pada 1–3 Februari 2026, yang juga akan dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas.

