Namun, insentif tersebut, menurutnya, harus terintegrasi dengan peningkatan kesejahteraan petani, pemberdayaan masyarakat sekitar, serta penyerapan tenaga kerja lokal.
Novita mengingatkan pemerintah agar tidak hanya berorientasi pada target ekspor, melainkan terlebih dahulu memperkuat pasar domestik. Ia menilai ekspor bahan mentah dan setengah jadi tanpa nilai tambah berpotensi menyebabkan kebocoran ekonomi.
Ia menegaskan bahwa kebijakan industri harus mampu menjadikan Indonesia kuat di pasar sendiri, dengan manfaat yang nyata dirasakan oleh masyarakat dan petani.

