Keputusan penundaan ini juga merupakan arahan langsung dari pusat.
Muhidin mengaku sudah melapor kepada Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia.
Bahlil meminta agar kepengurusan di Sulsel disempurnakan sebelum melangkah ke Musda.
“Kemarin saya lapor sama ketum. Dia bilang, ‘jangan dulu bang, sempurnakan dulu di sana, konsolidasi secara keseluruhan’,” ungkap Muhidin menirukan ucapan Bahlil.
Langkah ini diambil agar panitia Musda yang terbentuk nantinya memiliki landasan yang kuat.
Banyaknya kader potensial di Sulsel menjadi alasan lain perlunya kehati-hatian.
Muhidin ingin memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan steril dari gejolak.
Tujuannya, agar siapa pun pemimpin yang terpilih nanti bisa diterima oleh seluruh keluarga besar Golkar.
Eks Ketua Golkar Sulsel, M. Roem turut memberikan tanggapan.
Ia berharap pemimpin baru nantinya memiliki karakter yang terbuka.

