“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” tulis BMKG dalam imbauannya.
Aktivitas Gempa Juga Terjadi di Manggarai
Pada hari yang sama, aktivitas kegempaan juga tercatat di wilayah Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
BMKG mencatat gempa berkekuatan M4,1 pada pukul 13.20.32 WIB dengan pusat gempa berada di darat, sekitar 33 kilometer timur laut Ruteng, pada kedalaman 17 kilometer.
Gempa tersebut dirasakan dengan intensitas II-III MMI di Kabupaten Manggarai.
Beberapa jam kemudian, aktivitas gempa kembali tercatat di sekitar wilayah Flores.
Pada pukul 15.24.18 WIB, BMKG mencatat gempa M2,6 yang berpusat di laut, sekitar 22 kilometer barat daya Borong, Manggarai, dengan kedalaman 3 kilometer.
Gempa itu dirasakan pada skala II MMI di Kabupaten Manggarai.
Rangkaian aktivitas tersebut menunjukkan adanya kegempaan di dua wilayah Indonesia pada Selasa sore.
Untuk Halmahera Tengah, BMKG meminta masyarakat tetap tenang, menghindari bangunan yang mengalami kerusakan, serta mengikuti informasi resmi apabila terjadi perkembangan terbaru.
Masyarakat juga diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menjadikan kanal resmi BMKG sebagai rujukan utama terkait perkembangan gempa maupun potensi tsunami

