Langkah tersebut diarahkan untuk memenuhi target swasembada pangan yang diberikan Presiden Prabowo kepada Mentan Amran.
Target awal empat tahun terus dipercepat hingga akhirnya pemerintah mampu mewujudkannya hanya dalam satu tahun.
Hasilnya, Presiden Prabowo menyebut Indonesia kini telah mencapai swasembada pada delapan komoditas strategis, yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
Capaian itu menjadi semakin penting ketika dunia masih menghadapi ketidakpastian produksi pangan akibat perubahan iklim dan ancaman cuaca ekstrem.
Presiden Prabowo menilai Indonesia kini berada dalam posisi yang lebih kuat untuk menghadapi tekanan tersebut.
“Kita, alhamdulillah, dapat saya laporkan di majelis ini, soal pangan, soal makanan untuk rakyat Indonesia, kita berada dalam keadaan aman dan kita akan mampu menghadapi tantangan-tantangan termasuk tantangan El Nino,” ujarnya.
Bagi Presiden Prabowo, keberhasilan tersebut bukan sekadar tentang meningkatnya produksi. Swasembada merupakan bagian dari kemampuan negara berdiri di atas kekuatan sendiri sekaligus menjamin kebutuhan paling mendasar rakyatnya.
“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu memberi makan rakyatnya sendiri,” katanya.
Karena itu, apresiasi Presiden Prabowo kepada Mentan Amran dan seluruh insan pertanian sekaligus menjadi penegasan bahwa keberhasilan pangan merupakan hasil dari orkestrasi kebijakan dan kerja gotong royong.
Deregulasi mempercepat pelayanan, pupuk semakin mudah diakses, sarana produksi diperkuat, petani memperoleh perlindungan, sementara pemerintah pusat hingga daerah bergerak bersama menjaga produksi.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah negara pada akhirnya harus tercermin dari kemampuannya menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat.
“Tugas kita bukan sekadar menjaga republik itu tetap berdiri. Tugas kita adalah memastikan republik ini berhasil sebagai bangsa, republik ini berhasil punya kemampuan untuk hadir di tengah-tengah rakyat dan menghadirkan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Presiden Prabowo.

