“Kami berharap Jawa Pos Digital Excellence Award terus menjadi ruang untuk berbagi praktik-praktik terbaik serta mendorong kolaborasi antarperusahaan, media, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem digital nasional,” ucapnya.
“Ke depan, kami juga berharap ajang ini semakin mendorong lahirnya inovasi komunikasi yang tidak hanya memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mendukung pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat daya saing Indonesia di masa depan,” tukasnya.
JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 digelar sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan, institusi, dan organisasi yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi digital serta tata kelola yang adaptif.
Penghargaan itu diberikan berdasarkan hasil survei independen yang disusun melalui kolaborasi JawaPos.com dan Infovesta terhadap sekitar 19.000 responden di 20 provinsi di Indonesia.
CEO JawaPos.com Dhimas Ginanjar mengatakan penghargaan tersebut dihadirkan sebagai bentuk penghormatan kepada para pelaku perubahan yang terus berinovasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sudah saatnya kita menghadirkan sebuah penghargaan untuk memberikan penghormatan kepada perusahaan, kepada institusi dan organisasi yang terus beradaptasi, yang terus berinovasi, dan terus memberikan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dhimas.
Direktur PT Infovesta Utama Wawan Hendrayana menjelaskan proses penilaian dilakukan melalui metodologi survei independen sehingga pemenang ditentukan langsung berdasarkan persepsi masyarakat.
“Pengambilan data sendiri menggunakan angket tertutup, jadi pemenang tidak ditentukan oleh juri melainkan langsung oleh suara publik,” kata Wawan.
JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 menghadirkan 30 kategori penghargaan bagi perusahaan dan institusi dari berbagai sektor.
Ajang ini turut didukung oleh berbagai sponsor dan mitra strategis sebagai upaya mendorong inovasi dan memperkuat ekosistem digital Indonesia.

