Untuk sementara, KSOP Makassar menyatakan pihaknya hanya membuka layanan aduan bagi masyarakat yang mencari keluarga atau kerabat dalam insiden kebakaran kapal tersebut.
Keluarga Masih Mengandalkan Jaringan Kerabat
Kasus ini menunjukkan bahwa pada saat situasi darurat, keluarga korban masih sangat bergantung pada jaringan kerabat dan kenalan di luar daerah untuk memperoleh informasi awal.
Ketika saluran resmi belum mampu memberi kepastian cepat, keluarga di Makassar harus menanggung beban pencarian informasi sendiri.
Musibah KMP Mutiara Sentosa 2 sebelumnya telah memicu kepanikan luas karena kapal mengangkut ratusan penumpang pada rute Surabaya-Makassar.
Selain proses pencarian korban, pembenahan sistem informasi penumpang dan layanan informasi keluarga kini menjadi sorotan penting setelah kebakaran kapal tersebut.

