Amran juga menegaskan koperasi akan diposisikan sebagai offtaker dan distributor komoditas pertanian.
Skema itu disebut penting untuk mengatasi situasi ketika harga anjlok di satu daerah saat panen raya, tetapi komoditas yang sama justru mahal di daerah lain.
“Selama ini kita sering melihat tomat, cabai, atau sayuran dibuang karena harga jatuh di daerah tertentu, padahal di daerah lain harganya tinggi. Melalui Agrinas Pangan sebagai pelaksana, koperasi akan mengorganisasi distribusi dari Sabang sampai Merauke sehingga komoditas dapat terserap dan tersalurkan dengan lebih baik,” terangnya.
Zulhas Sebut KDMP Jadi Infrastruktur Pemerintah
Dalam forum yang sama, Zulkifli Hasan menegaskan KDMP tidak didesain sebagai koperasi biasa maupun toko ritel semata.
Ia menyebut koperasi ini akan menjadi infrastruktur pemerintah di desa yang menjalankan dua fungsi utama, yakni pusat layanan program pemerintah dan offtaker hasil produksi masyarakat.
Menurut Zulhas, fungsi itu akan terasa terutama pada komoditas pangan strategis seperti gabah dan beras.
Ia mencontohkan koperasi bersama Bulog dapat masuk membeli hasil panen ketika harga di lapangan jatuh di bawah harga yang sudah ditetapkan pemerintah.
“Yang paling mendasar, koperasi ini menjadi infrastruktur pemerintah dan menjadi offtaker produk-produk prioritas seperti beras dan gabah. Kalau harga gabah di lapangan dibeli tengkulak hanya Rp5.000 per kilogram, sementara pemerintah menetapkan Rp6.500, maka koperasi bersama Bulog bisa membeli sesuai harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Zulhas.
Ia menambahkan pengembangan koperasi nantinya bisa menyesuaikan potensi masing-masing desa, termasuk desa wisata dan usaha produktif lain, setelah fungsi dasar pelayanan dan penyerapan hasil warga berjalan lebih stabil.
Zulhas mengatakan pemerintah menargetkan manfaat program strategis tersebut mulai terasa pada Oktober 2026.
“Kita sedang membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di 83 ribu desa. Tantangannya memang besar, tetapi Insyaallah pada Oktober nanti Koperasi Desa Merah Putih sudah mulai terasa manfaatnya di tengah masyarakat,” pungkasnya.

