SulawesiPos.com – Pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMP/MTs berlangsung pada Senin, 6 April 2026, dengan tingkat partisipasi yang sangat tinggi.
Tercatat sekitar 98 persen siswa atau lebih dari 1,9 juta peserta mengikuti ujian di berbagai daerah di Indonesia.
Tes ini menjadi bagian dari sistem asesmen pendidikan terbaru yang dirancang pemerintah untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara lebih objektif.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa TKA bukan penentu kelulusan siswa dari sekolah.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyebut TKA bertujuan untuk memetakan mutu pendidikan nasional serta memberikan gambaran capaian belajar siswa secara komprehensif.
Pada hari pertama pelaksanaan, peserta mengikuti dua komponen utama ujian, yaitu tes Matematika dan Numerasi serta Survei Karakter.
Mata Pelajaran yang Diujikan di Hari Pertama
Ujian hari pertama TKA difokuskan pada pengukuran kemampuan numerasi siswa melalui soal matematika kontekstual.
Tes Matematika dan Numerasi berlangsung selama 75 menit, dengan jumlah soal sekitar 30 pertanyaan yang menguji kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, serta penerapan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah menyelesaikan tes utama, peserta melanjutkan dengan Survei Karakter yang berlangsung selama 20 menit.
Survei ini dirancang untuk menilai aspek non-kognitif siswa, seperti sikap, nilai, serta kebiasaan belajar.
Hasil survei karakter ini nantinya digunakan untuk memberikan gambaran mengenai perkembangan karakter peserta didik di sekolah.
Sebelum ujian dimulai, siswa juga diberikan waktu 10 menit untuk latihan guna memastikan mereka memahami cara penggunaan sistem ujian berbasis komputer.
Sistem Ujian Dibagi Beberapa Sesi
Pelaksanaan TKA di sekolah dilakukan dengan sistem berbasis komputer dan dibagi ke dalam beberapa sesi.
Pembagian sesi ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kapasitas laboratorium komputer di masing-masing sekolah, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti ujian secara tertib dan lancar.
Setiap sesi mengikuti alur pelaksanaan yang sama, mulai dari:
- Latihan teknis: 10 menit
- Tes utama (Matematika dan Numerasi): 75 menit
- Survei karakter: 20 menit
Dengan sistem ini, pelaksanaan ujian dapat berjalan lebih efisien sekaligus meminimalkan kendala teknis.
Aturan Ketat Diterapkan di Ruang Ujian
Untuk menjaga integritas pelaksanaan TKA, sekolah menerapkan sejumlah protokol ketat di ruang ujian.
Berdasarkan laporan dari berbagai daerah seperti Surabaya dan Tangerang, peserta tidak diperbolehkan membawa barang pribadi ke dalam ruang ujian.
Beberapa aturan yang diterapkan antara lain:
- Tas harus dititipkan di ruang transit
- Ponsel dan alat komunikasi dilarang masuk ruang ujian
- Peserta hanya diperbolehkan membawa kartu identitas diri
- Siswa langsung menuju meja komputer yang telah ditentukan
Selain itu, sistem pengawasan dilakukan dengan metode pengawas silang antar sekolah.
Sistem ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan mencegah potensi kecurangan selama pelaksanaan ujian berlangsung.
Mendikdasmen Tegaskan TKA Bukan Penentu Kelulusan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa hasil TKA tidak digunakan sebagai syarat kelulusan siswa.
Sebaliknya, hasil ujian ini akan dimanfaatkan sebagai bahan pemetaan kualitas pendidikan serta evaluasi sistem pembelajaran di sekolah.
Selain itu, hasil TKA juga dapat digunakan sebagai sertifikasi capaian belajar siswa, sehingga sekolah dan pemerintah dapat mengetahui sejauh mana kompetensi akademik peserta didik.
Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kualitas pendidikan di berbagai daerah.
Jadwal TKA Hari Kedua
Setelah pelaksanaan hari pertama, siswa masih akan mengikuti rangkaian TKA pada hari berikutnya.
Pada hari kedua, peserta akan mengerjakan ujian untuk mata pelajaran:
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris
Tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan literasi siswa, termasuk pemahaman bacaan, analisis teks, serta kemampuan berbahasa.
Jadwal TKA Susulan dan Pengumuman Hasil
Bagi siswa yang tidak dapat mengikuti ujian utama karena alasan tertentu seperti kondisi medis atau keadaan darurat, pemerintah telah menyiapkan jadwal TKA susulan.
Ujian susulan dijadwalkan berlangsung pada:
11–17 Mei 2026
Sementara itu, hasil resmi TKA direncanakan akan diumumkan pada:
24 Mei 2026
Informasi lengkap mengenai hasil dan laporan asesmen nantinya dapat diakses melalui laman resmi Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik).
Evaluasi Pendidikan Nasional
Dengan pelaksanaan TKA 2026, pemerintah berharap dapat memperoleh data yang lebih akurat mengenai kemampuan akademik siswa di seluruh Indonesia.
Data tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menyusun kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran, termasuk peningkatan kualitas kurikulum, metode pembelajaran, hingga pelatihan guru.
Partisipasi tinggi pada hari pertama TKA menunjukkan bahwa sistem asesmen baru ini mendapat respons positif dari sekolah dan siswa.
Ke depan, evaluasi dari hasil TKA diharapkan mampu membantu meningkatkan kualitas pendidikan nasional secara menyeluruh.

